Klarifikasi Kapolres Ketapang Terkait Viral Gambar Plakat. Foto: Ist/Kriminologi.id

Video Klarifikasi Kapolres Ketapang Terkait Viral Gambar Plakat

Estimasi Baca:
Jumat, 13 Jul 2018 15:14:13 WIB

Kriminologi.id - Kapolres Ketapang AKBP Sunario memberikan klarifikasi lewat sebuah video terkait beredarnya gambar plakat bertuliskan Kantor Polisi Bersama antara Polres Ketapang dengan Kepolisian Tiongkok di media sosial.

Video klarifikasi tersebut diunggah akun Facebook Polres Ketapang Kalbar pada Kamis, 12 Juli 2018.

“Kepada masyarakat Kab. Ketapang, kami mengklarifikasi tentang berita di media sosial mengenai Plakat Kantor Polisi Bersama antara Kepolisian Shuzou dengan Polri adalah tidak ada. Itu hanya sebagai contoh plakat yang diajukan oleh Kepolisian Shuzou jika sudah terjalin kesepakatan antara keduabelah pihak.” tulis akun tersebut pada keterangan video.

Dalam video tampak Sunario memberikan penjelasan klarifikasi didamping dua orang petugas yang sedang membawa plakat. Dalam video berdurasi 2 menit t detik tersebut, Sunario menjelaskan duduk perkara beredarnya plakat tersebut.

"Saya mengklarifikasi di kabupaten Ketapang sampai saat ini tidak ada kantor polisi bersama antara Kepolisian Shuzou dan Polres Ketapang yang ada di kabupaten Ketapang," kata Sunario  dalam video.

Sunario juga menuturkan, yang terjadi adalah pihak kepolisian Tiongkok mengajak kerjasama antara Kepolisian Resor Suzhou dengan Polres Ketapang. Namun saat itu pihak Polres Ketapang telah menjelaskan bahwa kerjasama itu harus dilakukan dengan Mabes Polri dan tidak bisa melalui Polres Ketapang langsung.

"Dan plakat ini yang telah beredar di media sosial itu tidak benar," ujar Sunario.

Sunario menambahkan, plakat tersebut sejatinya adalah sebuah contoh yang diajukan oleh Kepolisian Tiongkok apabila terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak.

Begitupun soal kantor polisi bersama seperti tertulis di plakat tersebut, dipastikan Sunario tidak ada.

"Tidak ada sama sekali di Kabupaten Ketapang. (Kantor polisi bersama) Itu tidak ada," tegas Sunario yang menunjukkan plakat tersebut kini telah berada di tangan Polres Ketapang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Mabes Polri mencopot Kapolres Ketapang AKBP Sunario dari jabatannya. Pencopotan itu dilakukan menyusul beredarnya gambar plakat bertuliskan Kantor Polisi Bersama antara Polres Ketapang dengan Kepolisian Tiongkok di media sosial.

"Kapolres Ketapang dibebastugaskan dari jabatan yang sekarang karena apa yang dilakukan Kapolres tidak sesuai dengan mekanisme yang ada di Polri, di mana ada kerja sama dengan negara lain atau polisi negara lain," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat, 13 Juli 2018.

Iqbal mengatakan Sunario dicopot sebagai Kapolres Ketapang dan dimutasi ke Polda Kalbar untuk diperiksa terkait kasus ini. Pencopotan Sunario termuat dalam Surat Telegram bernomor ST/1726/VII/KEP./2018 tertanggal 13 Juli 2018 yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto.

Posisi Sunario selanjutnya diisi oleh AKBP Yury Nurhidayat yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Singkawang

Multimedia: S. Dwiangga Perwira
KOMENTAR
500/500