Indra Lesmana, korban salah tangkap polisi telah mendekam selama sembilan bulan di dalam tahanan sejak ditangkap. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Video: Pengakuan Indra Lesmana Sang Korban Salah Tangkap Polisi

Estimasi Baca:
Senin, 20 Nov 2017 20:45:37 WIB

Kriminologi.id - Indra Lesmana menjadi korban salah tangkap polisi terkait penganiayaan seorang pelajar dalam tawuran pada 11 Maret 2017, antara SMK Abdi Karya dan SMK Bani Insan Kamil di Jalan Ratna.

Dalam peristiwa itu seorang pelajar bernama Edi Gilang, 17, siswa SMK Abdi Karya, meninggal dunia.

Indra mengaku mendekam selama sembilan bulan di dalam tahanan sejak ditangkap, hingga dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan. Sebelum menjadi terdakwa, Indra mengaku dianiaya aparat kepolisian agar mengakui melakukan penganiayaan seorang pelajar dalam tawuran di kawasan Jatiasih, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Baca: Pengakuan Korban Salah Tangkap Polisi, Dianiaya Untuk Mengaku

Putusan Pengadilan Negeri Bekasi tanggal 13 November 2017  menyatakan Indra tidak bersalah. Akhirnya, Indra bisa bernapas lega setelah sembilan bulan menghuni sel tahanan. 

Reporter: Rahmat Kurnia
Multimedia: S. Dwiangga Perwira
KOMENTAR
500/500