Tesangka Jaringan Ganja 1.3 Ton saat penggeledahan polisi di rumahnya. ()5/01/2018). Foto: Ist/Kriminologi.id

Video: Rumah Tersangka Jaringan Ganja 1.3 Ton Digeledah Polisi

Estimasi Baca:
Jumat, 5 Jan 2018 18:22:14 WIB

Kriminologi.id - Rumah Tersangka jaringan narkotika jenis ganja seberat 1.3 ton asal Aceh digeledah polisi untuk pengembangan kasus. Pengembangan itu dilakukan dengan menggerebek dua lokasi berbeda oleh Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat, .

Salah satu lokasi yang menjadi target penggerebekan yaitu rumah milik tersangka Riski yang berada di Jalan Kafi 2 Gang Haji Syakirin RT 05/05, Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Dalam penggerebekan itu, Satuan narkoba yang beranggotakan delapan orang menyisir sudut-sudut ruangan di rumah tiga lantai itu. Setelah beberapa lama menyisir, sejumlah barang bukti, seperti beberapa korek gas yang sudah dimodifikasi yang digunakan pria bertubuh gempal itu nyabu dan beberapa surat-surat penting berhasil diamankan.

Meski tak menemukan Narkotika jenis atau ganja di rumah itu, polisi menemukan beberapa senjata mainan dan gas air soft gun yang tersimpan di atas lemari di dalam kamar tidur yang berukuran 6 meter persegi.

Disela-sela penyisiran, pria 29 tahun yang berperan sebagai pengendali pengiriman ganja seberat 1,3 ton itu sempat mengeluh lelah dengan wajah lesuhnya. Bahkan, saat dimintai untuk menunjukan barang-barang miliknya, pria itu hanya menjawab dengan singkat. 

"Iya pak, disitu pak, saya ngga tau lagi," kata Riski.

Kemudian, penyisiran pun berpindah ke rumah orangtuanya yang hanya berjarak kurang lebih 500 meter dari lokasi pertama tepatnya di Jalan Raya Timbul Rt 002/03, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tepatnya di depan universitas Politeknik APP Jakarta.

Baca: Ungkap Ganja 1,3 Ton, Polisi Pakai Analisa Data IT Kasus Setahun Lalu

Saat tiba di rumah berwarna hijau itu, suara tangisan pun terdengar dari Sri yang merupakan ibunda tercinta dari tersangka. Seolah tak mau kalah, Riski pun menghampiri ibundanya sembari memutihkan air mata dan langsung memeluk ibunya.

"Maaa, maafin ya ma," kata Riski.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penggeledahan di rumah orangtua Riski. Kuat dugaan beberapa barang bukti yang merupakan hasil pengiriman ganja itu telah dilarikan oleh keluarganya. 

Reporter: Rizky Adytia
Multimedia: S. Dwiangga Perwira
KOMENTAR
500/500