Anak balita yang menonton video porno melalui ponsel pintar. Foto: Ist/Kriminologi.id

Video Viral Bocah Perempuan Nonton Film Porno di Ponsel

Estimasi Baca:
Rabu, 14 Mar 2018 18:06:58 WIB

Kriminologi.id - Sebuah video miris yang memperlihatkan seorang bocah perempuan sedang menonton film porno beredar di media sosial. Video itu viral setelah diunggah akun Facebook Yuni Rusmini pada Rabu, 14 Maret 2018.

Saat menggungah video itu ke Facebook Yuni juga menyertakan keterangan. 

Astagfirullahhaladzim.....
Kepada seluruh sahabatku dimanapun berada. Khususnya para ortu yg memiliki anak".
Tolong bila hp anda , Terkadang di pegang Anak ' Kita. Jgn pernah isi hp Kita dgn video" pornografi atau konten " yg sekiranya di luar jangkauan Dan batas kewajaran untuk Anak".
Lihat kejadian di video ini. Bgmn seorang Anak memegang hp di tempat umum. APA yg di tontonnya???.
#Tolong jadikan Ini sebuah pembelajaran. Jgn rusak Anak" Kita dengan kelalaian dan Keteledoran Kita sendiri sebagai ortu.

Tangkapan layar dari akun Facebook yang membagikan kiriman seorang anak balita sedang menonton video porno melalui ponsel pintar. Foto: Ist/Kriminologi.id
Tangkapan layar dari akun Facebook yang membagikan kiriman seorang anak balita sedang menonton video porno melalui ponsel pintar. Foto: Ist/Kriminologi.id

Dalam video berdurasi 1 menit itu tampak sang bocah menonton tayangan porno lewat sebuah ponsel ditangannya.  Wanita dewasa yang duduk disamping sang anak tampak acuh dengan apa yang sedang dilakukan sang anak. Kejadian itu diduga terjadi saat mereka sedang menunggu antrian di salah satu tempat pelayanan umum di Jakarta.

Baca: Miris, Bocah 5 Tahun Terekam Kamera Nonton Video Porno di Ponsel

Beberapa akun warganet mengaku miris dengan video itu. Beberapa orang lainnya juga memprotes perekam video yang tidak menegur orang tua sang bocah.

“Yg mmvideo seharusnya di tegur donk anak itu kan ada ortunya di situ,” ujar akun Lilik Wulandari dalam kolom komentar.

Selain itu ada pula pengguna Facebook yang menyayangkan orang tua yang lalai terhadap permainan anaknya. 

Belum diketahui kapan dan dimana kejadian itu terjadi. Hingga saat ini, Rabu 14 Maret 2018, 6.3 ribu warganet sudah menonton tayangan itu.

Perilaku merekam adegan asusila dan menyebarkannya ke media sosial ini merupakan tindakan tak patut dan melanggar hukum. Seharusnya, masyarakat mengingatkan dan melaporkan ke pengurus warga atau kepolisian jika melihat perbuatan asusila atau pelanggaran hukum lainnya, bukan melakukan perekaman. 

Selain itu, peran orang tua dalam mengawasi anak terutama terhadap penggunaan telepon seluler sangat penting. Karena anak belum bisa memilah mana tontonan yang layak untuk seusianya.

KOMENTAR
500/500