Pria Berbadan Tegap pelaku pemukulan remaja di Tol Jagorawi

Video Viral Pria Berbadan Tegap Pukuli ABG di Tol Jagorawi

Estimasi Baca:
Kamis, 23 Ags 2018 11:05:42 WIB

Kriminologi.id - Sebuah video aksi pemukulan terhadap remaja pria oleh pria berbadan tegap di Tol Jagorawi viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi di Tol Jagorawi, dari Cibubur arah Jakarta, Rabu, 22 Agustus 2018, sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam video yang diterima Kriminologi.id tampak korban yang berinisial R mengalami pendarahan di hidung akibat penganiayaan. Sementara itu orang yang melakukan penganiayaan tampak menggunakan baju abu-abu dengan perawakan badan tegap.

Saat pelaku pemukulan terekam kamera, sang pelaku tampak menantang tanpa rasa bersalah.

"Nih orangnya nih" ucap seorang pria perekam video.

"Ya ayo heh!" kata pria berbadan tegap saaat direkam video.

Sementara itu usai kejadian, Reza, kakak korban menceritakan kronologi peristiwa tersebut.

"Saat itu jalan tol agak padat. Pengemudi sedan (saya) melakukan rem sedikit mendadak karena mobil di depan saya juga ngerem mendadak. Persis di belakang mobil saya ada mobil Captiva hitam dengan pelat B 1207 TGZ," katanya dalam keterangan tertulis.

Usai membayar di pintu tol, mobil Captiva tersebut mendadak mengadang mobil sedan yang dikemudikannya.

"Saya gak tau dia emosi atau bagaimana, setelah bayar toll mobil tersebut mem block mobil saya dengan menghalangi dari jalur tengah (saya di jalur paling kanan), tindakan ini hampir menyebabkan saya di tabrak oleh mobil di belakang saya," ungkapnya.

Setelah itu, kata Reza, sopir mobil Captiva hitam tersebut turun dari mobil.

"Supir captive tersebut langsung turun dari mobil dan saya buka jendela. Spontan dia mencekik leher saya dan adik saya yang baru lulus dari bangku SMP yang turun dari pintu belakang dan saat itu juga oknum tersebut memukul adik saya tepat di mukanya," katanya

Atas kejadian itu, korban menjalani perawatan rumah sakit di daerah Jakarta Pusat lantaran mengalami luka-luka di bagian hidungnya.

Multimedia: S. Dwiangga Perwira
KOMENTAR
500/500