Beroperasi 4 Bulan, Komplotan Jambret Lintas Kota Gasak Belasan Motor

Estimasi Baca :

Ilustrasi Penjambretan. Foto: Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi Penjambretan. Foto: Kriminologi.id

Kriminologi.id - Komplotan residivis berjumlah tiga orang masing-masing berinisial AC (25), HBW (18) dan EAS (27) dibekuk Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Penangkapan terhadap ketiganya dilakukan setelah pihak kepolisian mendapat laporan bahwa ketiga pelaku kerap menjambret di wilayah Jawa Timur.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Ajun Komisaris Besar Polisi Ambariyadi Wijaya, mengungkapkan pelaku AC merupakan warga Pasuruan, HBW warga Jember, dan EAS warga Blitar. Ketiganya merupakan para tersangka yang kerap melakukan aksi jalanan di Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Blitar, Kota Blitar serta Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

“Ada sembilan laporan polisi (LP) yang terdata dan akan kami kembangkan lagi. Pelaku melakukan perbuatan ini mulai November 2017 hingga Maret 2018. Mereka diamankan petugas kepolisian tanpa perlawanan,” kata Ambariyadi di Jawa Timur, pada Senin, 9 Juli 2018.

Ambariyadi mengungkapkan, dalam setiap menjalankan aksinya para pelaku menggunakan modus operandi dengan saling berbagi tugas. Satu orang bertindak sebagai eksekutor, sedangkan dua lainnya bertugas menghalang-halangi apabila korban berusaha melakukan pengejaran.

Para residivis itu, kata Ambariyadi, ditangkap pada waktu dan tempat berbeda. Pertama, pelaku AC ditangkap pada Selasa, 8 Maret 2018 sekitar pukul 03.00 WIB saat berada di Sidoarjo. Kemudian, petugas melakukan pengembangan. Hasilnya, pelaku HBW bersama EAS diamankan saat berada di Kabupaten Blitar pada 5 Juli 2018.

“Tinggal satu orang berinisial U, saat ini masih masuk daftar pencarian orang (DPO). U merupakan otak kejahatan,” kata mantan Kasubdit Hardabangtah Polda Jawa Timur tersebut.

Hasil pengungkapan dari kasus tersebut, polisi mengamankan sebanyak 13 unit sepeda motor hasil curian berbagi jenis dan merek, 3 buah ATM, 2 perhiasan, 2 telepon genggam, STNK motor Suzuki FU, dompet dan kartu identitas.

"Seperti aksi pencurian sepeda motor pada umumnya, pelaku diketahui menggunakan kunci T dalam setiap aksinya. Saat digeledah, kita juga temukan tabung serta alat penghisap sabu-sabu di rumah salah satu tersangka," ujarnya.

Salah satu tersangka berinisial HBW mengaku hanya sebatas jambret di jalanan, bukan curanmor seperti yang dituduhkan.

"Nggak pernah sepeda motor, saya jambret kalung sama tas," ujar HBW. DM

Baca Selengkapnya

Home Rekam Jejak Bromocorah Beroperasi 4 Bulan, Komplotan Jambret Lintas Kota Gasak Belasan Motor

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu