Sumber Foto: Elitereaders | Listverse

Pengakuan 10 Pembunuh yang Merasa Dihantui Korbannya

Estimasi Baca:
Rabu, 16 Ags 2017 20:58:39 WIB

Kriminologi.id - Orang selalu beranggapan seorang pembunuh pantas menerima ganjaran di dunia. Entah mereka dipenjara seumur hidup atau dihukum mati. Anggapan itu, terutama datang dari keluarga korban. Lagi pula, seperti yang dikutip dari Listverse dan Elitereaders, para pembunuh mengambil nyawa orang lain di saat mereka sendiri tidak berhak melakukannya.

Sejumlah pembunuh nyaris tidak tidur di malam hari. Bukan karena merasa bersalah atau menyesal atas apa yang mereka lakukan. Tapi hanya karena sosok korban menghantui mereka, entah mereka dihantui kenangan atau hantu sebenarnya. Berikut 10 pembunuh yang mengaku belum menemukan kedamaian karena arwah korban terus membayangi mereka.
 

10. Mark Bridger

Orang ini menghabiskan seluruh hidupnya menonton materi pornografi anak-anak. Fakta lain juga menunjukkan dia peminum berat. Pada 2012, Mark Bridger berkeliling kota sambil menenggak alkohol dan menculik April Jones, bocah lima tahun. Pria asal London itu dilaporkan membawa Jones dan sang bocah tidak pernah pulang lagi.

Belakangan diketahui Bridger membunuh Jones. Bridger ditangkap keesokan harinya dan menjalani fase hidup selanjutnya dengan mendekam di penjara. Namun, Bridger mengaku terus melihat bayang-bayang kematian Jones yang menderita. Bahkan kepada narapidana lain Bridger mengaku melihat hantu Jones di sel mereka setiap malam.

 

9. Jose E. Ferreira Jr.


Jose E. Ferreira Jr. bertemu gadis 13 tahun bernama Carrie Ann Jopek di sebuah pesta sekitar 1982 di Milwaukee, Amerika Serikat. Ferreira, yang berusia 17 tahun saat itu, tengah merokok dengan Jopek. Dia kemudian mengajak Jopek ke ruang bawah tanah. Saat keduanya berjalan menuruni tangga, Jopek merasa ragu dan meminta Ferreira membatalkan niatnya.

Ketika Ferreira berteriak "turuni tangga," dia mendorong Jopek sekuat tenaga. Jopek jatuh dan meninggal dengan leher patah. Tubuhnya baru ditemukan 17 bulan berselang. Jika bukan karena pengakuan Ferreira tiga dasawarsa setelah kejadian, kasus ini pasti tak terungkap. Jopek mengklaim dia dihantui arwah Jopek. Tiap malam, Jopek muncul dalam mimpinya.

 

8. Ah Fong

Saat itu 1999 di Hong Kong ketika tiga anggota geng triad terkenal menculik Fan Man-yee. Korban dikatakan memiliki utang HK$ 20 ribu atau sekira Rp 34 juta. Ketiga orang itu menyiksa Man-yee selama tiga bulan hingga dia meregang nyawa. Mereka bahkan menggergaji Man-yee dan merebus beberapa bagian tubuhnya untuk mengaburkan jejak.

Anehnya, salah satu pacar tersangka bernama Ah Fong ikut menyiksa Man-yee. Sang pacar mengaku tersiksa mimpi buruk dan melihat hantu korban. Merasa bersalah dan menyesal, dia menceritakan semuanya kepada Kepolisian. Pacar Man-yee dan dua orang lainnya dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

 

7. Victor Amewugah


Pada 2013, pria asal Ghana ini menyewa sopir taksi untuk perjalanan jauh. Tapi di tengah perjalanan mereka, Victor Amewugah menarik pistol dan membunuh sopirnya. Dia lantas berulang kali melakukan kejahatannya dan menjadi tersangka sejumlah pembunuhan. Amewugah menjadi terkenal, yang membuatnya terus diburon Kepolisian.

Amewugah mengaku dihantui korban kedua yang muncul dalam mimpinya. Bahkan korban itu menamparnya saat dia sedang tidur. Karena makan tak enak, tidur pun tak nyenyak, Amewugah akhirnya mengakui dosanya kepada seorang teman. Ia pun dilaporkan ke polisi. Di penjara, Amewugah menasehati narapidana untuk mengubah gaya hidup, sehingga para korban mereka tidak akan pernah menghantui mereka.

 

6. Al Capone

Al Capone mungkin tokoh paling populer dalam daftar ini. Pada 1929, ada tujuh anggota mafia yang menyebut diri mereka North Side Gang bertemu di sebuah garasi di Chicago, Amerika Serikat. Di antaranya James Clark, pesaing Capone. Kelompok itu digerebek polisi. Mereka dibariskan di dinding dan polisi memberondong semuanya dengan senjata mesin. Peristiwa nahas itu belakangan disebut “Pembantaian di Hari Valentine”.

Meski tak pernah dikonfirmasi, banyak yang percaya pembunuhan tersebut didalangi Capone. Ingat, ketika itu dia pemimpin mafia South Side. Capone lalu ditangkap dan dibui. Penjaga penjara mengatakan pada malam hari, Capone meneriakkan nama Jimmy. Menurut laman Listverse, dia memohon agar hantu Jimmy meninggalkannya. Capone bahkan menyewa ‘orang pintar’ hanya untuk menyingkirkan roh Jimmy, tapi ternyata tidak berhasil.
 


5. Bhim Shankar Giri

Bhim Shankar Giri memiliki saudara bernama Jeetendra Ananthal Giri yang kerap melecehkan istrinya. Pria asal India itu bahkan meminta saudaranya untuk menjauhi orang yang disayanginya, tapi Jeetendra tidak mau mendengarkan peringatan Bhim. Karena frustrasi, Bhim memutuskan untuk membunuh saudaranya. Dia memotong tenggorokan Jeetendra saat saudaranya mabuk pada suatu malam.

Keluarga mereka kemudian menyadari Jeetendra telah hilang dan melapor ke polisi. Sepekan setelah pembunuhan brutal tersebut, Bhim dilaporkan bermimpi tentang saudaranya di malam hari. Dalam mimpinya, Jeetendra mencekiknya. Hantu itu bahkan mengatakan kepadanya bahwa dia akan terus menghantui Bhim dan tidak akan pernah berhenti. Bhim kemudian mengaku kepada keluarganya dan mengungkap pembunuhan tersebut kepada mereka.

 

4. John Nkuna

Pada 2002, John Nkuna bersama dua temannya menculik Bob Ruel Baloyi. Saat itu mereka berada di Afrika Selatan. Laporan polisi mengatakan ketiganya mengikat korban dengan pakaian robek. Meski sudah menghajar Baloyi sampai mati, tetap tidak ada kata puas di dalam kepala mereka. Mereka memutuskan membakar Baloyi. Seorang penggembala sapi menemukan dan mengambil sisa-sisa jasad korban.

Meski Nkuna berhasil kabur dari Afrika Selatan, hantu Baloyi tidak berhenti mengejarnya. Setiap malam, Nkuna mendengar suara Baloyi berkata, "Katakan pada keluargaku, Andalah yang membunuh saya." Hantu korban mengatakan jika tersangka tidak mau mengakuinya, dia tidak akan merasa damai. Nkuna menceritakan kepada keluarga Baloyi dan ditangkap. Dia menghabiskan 15 tahun berikutnya hidupnya di penjara.

 

3. Adrian Daou

Rapper asal Kanada Adrian Daou menusuk Jennifer Stewart berkali-kali sampai mati di pelataran parkir sekitar Agustus 2010. Namun, kasus pembunuhan terhadap ibu beranak dua tersebut tetap menjadi misteri hingga tiga tahun berikutnya. Seandainya Daou tetap bungkam, kasus itu pasti tidak terselesaikan.

Daou mengatakan dengan membunuh Stewart karirnya sebagai rapper bakal berjalan mulus. Daou kemudian mengakui hantu Stewart mengunjunginya saban malam. Bahkan di siang hari, Dou akan menemuinya di mana-mana. Polisi mengira Dou sudah gila. Pengadilan kemudian memerintahkan Dou dijebloskan ke rumah sakit jiwa pada 2013.

 

2. Daniel French

Seperti kebanyakan orang, Daniel French menginginkan jalan untuk mendapatkan uang dengan mudah. Baginya, jalan mudah itu berarti merampok sebuah rumah di kompleks pensiunan. Menyamar sebagai petugas kebersihan, dia menerobos rumah Barbara Howe di Berea, Kentucky, Amerika Serikat pada 2012. Meski sudah dilumpuhkan dengan pistol setrum, Howe sempat terkejut tapi dia tidak pingsan.

French akhirnya mencengkeram leher Howe dan mencekik dia sampai mati. Selama dua tahun, kasus Howe tidak terselesaikan. Polisi akhirnya menggabungkan bukti dan menemukan kesalahan French. Anehnya, dia menyangkal dan mengaku melakukan pembunuhan itu. French mengklaim ia melihat " Hantu Howe" siang dan malam.

 

1. Terry Childs

Seorang anak berusia 17 tahun bernama Lois Sigala ditikam oleh Terry Childs pada 1987. Karena pembunuhan tersebut Childs diganjar 41 tahun penjara. Tapi saat di penjara, dia mengaku kepada narapidana lain dia melakukan sejumlah pembunuhan lainnya. Di antara korbannya adalah Linda Ann Jozovich, yang dia bunuh pada 1979.

Childs mengatakan pengakuannya itu dimaksudkan untuk "membebaskan diri" dari setan-setan yang menghantuinya selama ini. Arwah korbannya dilaporkan menghantuinya, salah satunya milik Jozovich. Childs kemudian mengatakan kepada polisi setelah pengakuannya, setan-setan yang dia sebutkan sebelumnya menghilang. BC

KOMENTAR
500/500