Ilustrasi penganiayaan (03/07/2018). ilustrasi: satumaluku.com

Residivis Cekik Leher Pejalan Kaki di Tambora, Incar Ponsel dan Dompet

Estimasi Baca:
Senin, 10 Sep 2018 10:05:00 WIB

Kriminologi.id - Seorang residivis berinisial BR (35) mencekik pejalan kaki yang melintas di gang Betet Raya, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Jumat, 7 September 2018 malam. 

Setelah korbannya tak berdaya, BR mempreteli telepon selular atau ponsel dan dompet berisi uang Rp 50 ribu. Namun belum sempat kabur, BR dibekuk polisi yang mendengar teriakan korbannya. 

Adalah MS (20) korban yang malam itu jalan seorang diri di gang sepi di Tanah Sereal, Tambora. 

Saat berjalan, tiba-tiba saja MS diserang pria tak dikenal dari belakang. Pria yang belakangan diketahui residivis itu langsung mencekik leher MS. 

Selain itu, BR pun memukuli korbannya hingga dirinya tak bisa membalas. Usai menganiaya korbannya, BR pun merampas hanphone dan dompet berisi uang tunai dan identitas korban. 

Setelah menguras barang bawaan, BR kabur. MS yang saat itu tersungkur berupaya keras meneriaki residivis itu dengan sekuat tenaga. 

Beruntung teriakan itu terdengar oleh polisi yang kebetulan melintas di sekitar lokasi. 

"Pelaku berhasil kami tangkap tidak jauh dari TKP. Pelaku mencoba melarikan diri saat kami melintas dan mendengar ada teriakan," kata Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Suprihatin dalam keterangnya, Senin, 10 September 2018.

Kini, akibat perbuatannya BR harus mendekam dibalik jeruji besi selama paling lama sembilan tahun lantaran dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.  

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500