Buron, Bos Diskotek MG Masuk DPO

Estimasi Baca :

Diskotek MG di Jakarta Barat yang digerebek BNN. Foto: Rizky Adytia - Kriminologi.id
Diskotek MG di Jakarta Barat yang digerebek BNN. Foto: Rizky Adytia

Kriminologi.id - Pemilik sekaligus pengelola diskotek MG Internasional bernama Rudi berhasil lolos ketika tempat hiburan tersebut digerebek Badan Narkotika Nasional pada Minggu, 17 Desember 2017. BNN kini memasukkan nama Rudi dalam Daftar Pencarian Orang atau DPO.

"Kami menetapkan satu orang yang bernama Rudi diduga adalah pemilik, pengelola operasional, dan penanggungjawab di tempat hiburan MG," kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, Senin 18 Desember 2017.

Baca: Diskotek MG, dari Musik Dangdut Hingga Pabrik Sabu

Arman mengatakan, BNN akan bekerjasama dengan Imigrasi untuk mencekal Rudi sehingga yang bersangkutan tidak lari ke luar negeri. 

Terkait penggerebekan diskotek yang terletak di Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jakarta Barat itu, BNN telah menahan 5 orang yang diduga mengetahui dan terkait langsung dengan pengelolaan diskotek itu.

Sementara 3 orang lainnya masih diperiksa yang terdiri dari 2 kasir, dan 1 satpam. "Lima orang ditahan karena diduga mengetahui dan terkait langsung dengan pengelolaan operasional," kata Arman.

Baca: Pabrik Sabu di Diskotek MG, Sandiaga: Tidak Memberikan Ampun

Sementara itu, dari penggerebekan tersebut sebanyak 120 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba. Mereka terdiri dari 80 orang laki-laki dan 40 orang perempuan. 

"Saat ini yang positif menggunakan narkoba masih menjalani assesment di BNNP Jakarta dan belum bisa dimintai keterangan, " jelas Arman.

Baca: Razia Diskotek MG, BNN Temukan Pabrik Sabu dan Ekstasi

Arman mengungkapkan, MG Internasional Club tidak layak sebagai tempat hiburan. Tempatnya terbilang kecil, namun menampung ratusan orang sehingga terkesan kelebihan pengunjung. "Sirkulasi udara juga kurang baik sehingga membahayakan," imbuhnya.

Tempat hiburan malam berlantai empat ini, ternyata bukan sekadar tempat hiburan saja. Tempat tersebut diketahui juga difungsikan sebagai pabrik pengolahan narkoba sabu-sabu dan ekstasi dalam bentuk cairan selama dua tahun ini. 

Baca Selengkapnya

Home Rekam Jejak Buronan Buron, Bos Diskotek MG Masuk DPO

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu