Dok. Surat Suara, Foto: Antaranews.com

Diburu Kejari Bondowoso, Mantan Anggota DPRD Ikut Daftar Caleg

Estimasi Baca:
Kamis, 26 Jul 2018 09:12:32 WIB

Kriminologi.id - Status buronan rupanya tak membuat Nawari Hari Susanto, mantan anggota DPRD Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, mundur dari pendaftaran pemilihan legislatif. Nawari merupakan terpidana yang terseret pidana kasus penganiayaan tahun 2015 silam namun selalu mangkir dari panggilan kejaksaan untuk dieksekusi.

Nawari terlibat kasus penganiayaan yang mengakibatkan tiga warga Sukokerto Kecamatan Pujer, Bondowoso luka-luka dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Polisi menjeratnya dengan pasal 351 KUHP dan divonis dengan kurungan lima bulan penjara. Tak terima atas vonis tersebut, mantan anggota DPRD dari partai Nasdem itu mengajukan kasasi, namun ditolak oleh Mahkamah Agung. 

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bondowoso, Hadi Marsudiono, mengatakan, Nawari berstatus sebagai burono Kejaksaan sejak Juli 2017.

"Nawari masih tetap buronan kami," kata Hadi seperti dilansir RRI.co.id, Kamis, 26 Juli 2018.

Hadi menegaskan, berbagai upaya telah dilakukan agar terpidana menjalani vonis Pengadilan Negeri atas kasus penganiayaan yang dilakukan.

Komisioner KPUD Bondowoso, Saifullah mengatakan jika Nawari tercatat sebagai bakal calon legislatif melalui PDI Perjuangan.

"Memang benar, Nawari nyaleg lewat PDI Perjuangan. Ia berada di nomor urut 9," ujar Saifullah.

Menurut Saifullah, persyaratan Nawari masih belum lengkap, seperti surat pernyataan sebagai mantan narapidana dan surat pernyataan dari Pengadilan Negeri setempat. Saifullah mengaku telah menghubungi pihak PDI Perjuangan namun belum mendapat tanggapan.

"Kita masih tahap perbaikan, jika sampai akhir bulan ini belum juga dilengkapi, ya kita diskualifikasi siapa saja yang tidak memenuhi persyaratan," katanya.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: RRI
KOMENTAR
500/500