ilustrasi Penjara, Foto: Pixabay

Izinkan Napi Pelesiran, Karutan Lubuk Sikaping Diinterogasi

Estimasi Baca:
Jumat, 15 Sep 2017 12:26:49 WIB

Kriminologi.id - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Barat akan memeriksa Kepala Rumah Tahanan Kelas IIB Lubuk Sikaping, Edi Kasman. Pemeriksaan Edi terkait pemberian izin keluar tahanan kepada warga binaan bernama Sudigdo, 44.

Sudigdo merupakan tahanan narkoba. Ia juga pernah ditahan gara-gara pembalakan hutan.

"Yang diizinkan keluar tiga hari dan tidak balik-balik lagi sampai sekarang," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar Dwi Prasetyo Santoso, Padang, Jumat, 15 September 2017.

Baca:  10 Narapidana Terorisme Dapat Remisi di HUT RI Ke-72

Menurut Dwi, Edi telah menyalahgunakan wewenangnya dalam mengeluarkan izin kepada narapidana tersebut. Sebab ia tidak pernah memberitahukan serta meminta izin kepada Kakanwil Kemenkumham Sumbar, ataupun Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI.

"Seharusnya izin yang diberikan kepada warga binaan itu harus diberitahukan dan seizin Kanwil serta Dirjen Pemasyarakatan," katanya.

Dwi menegaskan bahwa pemberian izin kepada Sugido adalah inisiatif Edi sebagai Kepala Rutan. Ia memberikan izin kepada Sudigdo untuk bersilaturahim dengan keluarganya di Dumai, Provinsi Riau. Izin tersebut diberikan selama tiga hari terhitung 9 hingga 11 September 2017.

Baca: Penembak Polisi di Bima Bekas Narapidana Terorisme

Edi menyebut Sudigdo minta izin untuk menemui istrinya yang baru pulang naik haji dari Arab Saudi.
Hanya saja, sampai saat ini yang bersangkutan belum kembali lagi ke Rutan.

Warga binaan itu merupakan narapidana dalam kasus pembalakan hutan Konservasi Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau. Dia divonis hukuman selama tiga tahun enam bulan penjara.

Selain itu dia juga pernah terlibat kasus penyalahgunaan narkoba, Sudigdo baru saja dipindahkan dari Lapas Klas II A Padang ke Rutan Lubuk Sikaping. MG|AS

Penulis: Marselinus Gual
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500