Dailypress.com

Jaksa 2 Daerah Bekuk Tersangka Korupsi Rp 1 M yang Buron Sejak 2012

Estimasi Baca:
Kamis, 26 Jul 2018 21:35:32 WIB

Kriminologi.id - Jaksa dua daerah menangkap buronan korupsi Rp 1 miliar yang kabur sejak 2012 alias enam tahun. Buronan tersebut bernama Tjiptadi Karto Sudarmo (69).

Dua jaksa yang terlibat adalah dari Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dan Kejaksaan Negeri Banyumas, Jawa Tengah. Jaksa dari Kejaksaan Agung juga ikut membantu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kutai Kartanegara Kasmin, didampingi Kajari Banyumas R Raharjo Yusuf Wibisono memimpin langsung penangkapan tersebut.

"Tadi siang, kami tiba di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Banyumas dalam rangka melaksanakan tugas untuk menangkap buronan Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara," kata Kasmin, dalam keterangan persnya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis, 26 Juli 2018 malam.

Ia mengatakan, Tjiptadi dieksekusi di rumahnya, Desa Kedungpring RT 06 RW 02, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Saat ini Tjiptadi telah dimasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Purwokerto untuk menjalani hukuman.

Kasmin menambahkan, eksekusi dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1065 K/Pid.Sus/2011 tanggal 24 Juli 2012.

Dalam hal ini, Tjiptadi menjadi kuasa penyedia barang terlibat kasus korupsi sebuah proyek pengadaan serta pemasangan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 325 MM2 dan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) TC 325 serta pengadaan genset 50 KVA di Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun Anggaran 2005-2006 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 1.082.354.431,87.

Tetapi setelah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tenggarong, Tjiptadi divonis bebas, sehingga jaksa penuntut umum mengajukan upaya hukum berupa kasasi.

Akhirnya, Mahkamah Agung menyatakan Tjiptadi terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan memutuskan pidana penjara selama empat tahun dan denda sebesar Rp 200.000.000 subsider enam bulan kurungan.

"Namun setelah adanya putusan Mahkamah Agung, ternyata Tjiptadi sudah tidak berada di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara atau berada di luar Kalimantan sejak tahun 2012. Terpidana ini sudah buron selama enam tahun dan sekarang dapat termonitor keberadaannya di Desa Kedungpring, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, dan tadi siang sekitar pukul 14.30 WIB, saya tangkap di rumah yang bersangkutan tanpa perlawanan," ujar Kasmin.

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500