Dailypress.com

Jaksa Bekuk Buronan Korupsi Rp 8,5 Miliar di Rumah Mertua

Estimasi Baca:
Kamis, 2 Ags 2018 20:40:05 WIB

Kriminologi.id - Tersangka kasus korupsi pembangunan gedung Akademi Komunitas Negeri, Kabupaten Musi Rawas Utara yang masuk Daftar Pencarian Orang alias buronan dibekuk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Asisten Bidang Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Dedi Suwardy Surahman mengatakan, setelah mengintai selama dua hari, akhirnya tersangka BA dapat ditangkap di salah satu perumahan kawasan Mayang di Kota Jambi.

"Ini berkat kerja sama tim gabungan dari Kejati Sumsel, Kejari Lubuklinggau bersama tim intel Kejagung dan Kejati Jambi," katanya di Palembang, Kamis, 2 Agustus 2018.

Dedy Suwardy menerangkan, penangkapan tersangka bermula dari Kejaksaan Lubuklinggau melakukan penyelidikan tentang pembangunan gedung AKN di Muratara pada tahun anggaraan 2016 sebesar Rp 8,5 miliar yang diduga terjadi penyimpangan dana.

Sebelumnya Kejari Lubuklinggau sudah menetapkan dua tersangka yakni MS selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan pada Diknas Muratara, dan Br selaku kuasa Direktur PT BRP.

Sejak bergulir pada 12 Oktober 2017, Kejaksaan telah memeriksa lebih kurang 30 saksi, termasuk mantan Pj Bupati dan Sekda Muratara.

"Saat proses pemeriksaan inilah tersangka melarikan diri sehingga kami menerbitkan status DPO sejak 2 Januari 2018," ucap dia.

Kemudian Kejati Sumsel mendapat informasi tersangka BA ini berada di Kota Jambi. Lalu, selama dua hari, tim melakukan pengintaan.

"Akhirnya tersangka berhasil ditangkap di salah satu perumahan di kawasan Mayang Kota Jambi, di rumah mertuanya pada jam 19.45 WIB pada Rabu malam (1/8)," ungkapnya.

Tersangka BA langsung dibawa ke Kota Lubuklinggau untuk dititipkan di Lapas Lubuklinggau.

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500