Ilustrasi buronan koruptor. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Kejati Cekal Buronan Korupsi Pembelian Mobil Operasional Bank Sumut

Estimasi Baca:
Senin, 23 Jul 2018 21:20:00 WIB

Kriminologi.id - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengajukan pencekalan terhadap Haltatif, buronan tersangka dugaan korupsi pembelian 294 unit kendaraan dinas operasional di Bank Sumut senilai Rp 17 miliar dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) Tahun 2013.  

Akibat ulah buronan tersebut negara mengalami kerugian sebesar Rp 4,9 miliar.  

"Selain itu, tersangka juga masuk daftar pencarian orang (DPO) dan dilakukan pencekalan," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut Sumanggar Siagian di Medan, Sumatera Utara, Senin, 23 Juli 2018.

Menurut dia, pencekalan terhadap tersangka telah diajukan ke Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

"Pencekalan itu, merupakan larangan untuk bepergian ke luar negeri," ujar Sumanggar.

Selain pihak kejaksaan, kata Sumanggar, tersangka juga masih dicari aparat kepolisian. Tersangka merupakan Direktur "CV SP" yang menjadi rekanan dalam pengadaan mobil dinas pada Bank Sumut.

"Tersangka sudah beberapa kali dilayangkan pemangggilan oleh penyidik Kejati Sumut, namun tidak pernah hadir," ucapnya.

Sumanggar menyebutkan, tersangka sudah lama menghilang dari rumahnya, tidak kooperatif dan selalu mempersulit penyidik. Kejati Sumut menyebarkan foto Haltatip ke seluruh Kejari, Kejati di tanah air, tempat-tempat umum lainnya, agar diketahui masyarakat.

Masyarakat yang mengetahui tempat Haltatip bersembunyi diharapkan segera melaporkan ke Kejari setempat maupun Kejati agar dilakukan penangkapan.

Kejati Sumut masih terus memburu tersangka yang tidak diketahui keberadaannya. "Sampai saat ini, tinggal seorang lagi tersangka korupsi pembelian kendaraan dinas di Bank Sumut belum tertangkap," katanya.

Sementara itu, empat tersangka dugaan korupsi di Bank Sumut, yakni Muhammad Yahya, mantan Direktur Operasional Bank Sumut, Jefri Sitindaon, Asisten III Divisi Umum Bank Sumut, Zulkarnain, Pelaksana Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Iwan Pulungan, mantan Kepala Divisi Bank Sumut telah disidangkan dan divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500