Hilarius korban pembunuhan Foto: Facebook/Maria Agnes

Menelusuri Jejak Buron Tersangka Kasus Gladiator SMA

Estimasi Baca:
Jumat, 29 Sep 2017 18:05:17 WIB

Kriminologi.id - Polisi masih memburu satu tersangka terakhir yang menewaskan Hilarius Christian Event Raharjo, Siswa SMA Budi Mulia. Hila, demikian dia disapa, meregang nyawa dalam adu tarung bebas ala gladiator di Bogor, 29 Januari 2016. Dari rilis yang dikeluarkan Kepolisian Resor Kota Bogor, Rabu, 21 September 2017, didapati nama yang masih buron adalah F.

Kepolisian haqqul yakin F itulah yang berperan sebagai perantara dalam duel maut yang menelan korban jiwa itu. Namun hingga kini F tidak diketahui di mana rimbanya. Kriminologi mencoba menelusuri nama F lewat jejaring media sosial yang akunnya berhubungan dengan Hilarius dan situs resmi sekolah SMA Budi Mulia.

Dari penelusuran, nama F adalah satu-satunya orang yang terekam dari laman resmi SMA Budi Mulia. Nama yang tertulis FK tertera dalam daftar pengumuman kelulusan hasil Ujian Nasional SMA Budi Mulia tahun ajaran 2015-2016. Saat dikonfirmasi, polisi membenarkan bahwa FK adalah nama tersangka kasus ini yang masih buron.

"Ya, inisialnya FK," kata Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota Bogor Inspektur Dua Rahmat Gumilar kepada Kriminologi, Kamis, 28 September 2017.

Baca: Gladiator SMA, Ayah Tersangka Tuding Balik Mendiang Hila Bersalah

Berbekal nama lengkap tersangka, penelusuran dilanjutkan di media sosial Facebook dan ada satu akun dengan nama identik. Namun akun tersebut telah lama tidak mengunggah postingan apapun. Aktivitas terakhir akun berinisial FKB itu terjadi pada 25 Januari 2015, saat mengganti foto profil.

Kriminologi sempat mengirimkan beberapa pesan kepada sejumlah akun di Facebook yang diduga mengenal sosok FK, tersangka yang diburon oleh polisi tersebut. Namun hingga berita ini dimuat Jumat malam, 29 September 2017, belum ada satu pun pesan yang berbalas.

Jumat, 29 September 2017, penelusuran menemukan alamat FK dari rekan yang minta namanya dirahasiakan. Di bawah guyuran hujan deras yang melanda Bogor, Kriminologi mendatangi alamat tersebut yang ternyata adalah sebuah panti asuhan cukup ternama di Kota Bogor, karena lokasinya yang strategis di pusat kota.

Baca: Kasus Gladiator SMA, Ayah Tersangka: Anak Saya Sedang Apes

Sesaat setelah memarkirkan kendaraan, Kriminologi langsung memasuki teras panti asuhan dan ditanya oleh seorang pria berperawakan kurus yang berparas seperti salah satu suku yang terletak di timur Indonesia.

"Mau ke siapa, Mas?" kata pria tersebut.
"Mau ketemu pengurus panti asuhan," ucap Kriminologi.

Kriminologi diajak masuk ke dalam rumah dan diperkenalkan dengan seorang pria yang bertugas sebagai pengurus panti asuhan tersebut. Setelah memperkenalkan diri, Kriminologi mengajukan beberapa pertanyaan tentang FK.

Baca: Kasus Gladiator SMA, Ayah Tersangka Akui Dulu Kasus Tersebut Selesai

Dari penuturan pria itu, diperoleh beberapa informasi mengenai FK. Walau tinggal di panti asuhan, namun FK bukanlah anak yatim piatu. Dia dititipkan ke panti asuhan itu karena kondisi keluarganya yang kurang mampu. Semua kebutuhan sehari-hari hingga biaya FK selama bersekolah di Budi Mulia dari SD sampai SMA ditanggung pihak gereja.

"Semenjak lulus SMA, FK sudah enggak di sini. Diambil lagi sama keluarganya," ujar pengurus panti asuhan yang menolak menyebutkan namanya.

Baca: Keluarga Tersangka Gladiator SMA Dikenal Tertutup

Namun saat ditanyakan alamat lengkap keluarga FK, pria tersebut mengaku tidak tahu. Ia hanya mengetahui bahwa keluarga FK tinggal di daerah Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"FK orangnya biasa aja kok, enggak nakal," ujar pria tersebut.

Menurut dia, beberapa hari yang lalu polisi juga sempat datang ke panti asuhan dan menanyakan tentang FK. Namun hingga kini status FK masih buron. Jejak FK pun tetap menjadi teka-teki. AN | BC

Reporter: Adryan Novandia
Penulis: Adryan Novandia
KOMENTAR
500/500