Ilustrasi penangkapan Foto: Pixabay.com

Polisi Bekuk Buronan Penipuan Rp 3 M Saat Urus Visa di Bandara Soetta

Estimasi Baca:
Rabu, 25 Jul 2018 22:05:15 WIB

Kriminologi.id - Polda Sumatra Utara menangkap Mujianto, buronan kasus penipuan Rp 3 miliar saat mengurus perpanjangan visa di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Mujianto kembali ke Indonesia dari Singapura karena masa berlaku visa untuk kunjungan wisatawan ke luar negeri telah habis. Visa tersebut berlaku selama 30 hari. 

"Namun, saat Mujianto berada di Tanah Air, Polda Sumut bekerja sama dengan Polresta Cengkareng dan petugas Imigrasi menangkap buronan itu di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Senin, 23 Juli 2018 sekitar pukul 19.00 WIB, ketika mau berangkat ke Singapura," kata Direskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian, di Medan, Rabu, 25 Juli 2018.

Sebelum berlibur ke Singapura, ia menjelaskan, Mujianto juga pelesiran ke Malaysia dan Thailand. Polda Sumut akan menyerahkan tersangka kasus dugaaan penipuan Rp 3 miliar, penimbunan lahan seluas satu hektare di Kelurahan Belawan II, ke Kejaksaan Tinggi Sumut, Kamis, 26 Juli 2018 sekitar pukul 09.00 WIB.

"Penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut karena berkas perkaranya sudah lengkap atau P-21," ujar Andi Rian.

Sebelumnya, Mujianto ditetapkan sebagai tersangka atas laporan warga bernama A Lubis (60) dalam kasus dugaan penipuan sesuai dengan STTLP/509/IV/2017SPKT II tertanggal 28 April 2017 dengan kerugian mencapai hingga Rp 3 miliar.

Dugaan penipuan itu, berawal ajakan kerja sama melalui staf Mujianto bernama Rosihan Anwar untuk melakukan bisnis penimbunan lahan seluas satu hektare di Kampung Salam, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan pada Juli 2014.

Namun, setelah proyek selesai dikerjakan, Mujianto tidak menepati janjinya untuk membayar kepada Lubis Merasa dirugikan miliaran rupiah, Lubis melaporkan kasus itu ke Polda Sumut. 

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500