Angkatan Darat Dekati Kedubes Negara Barat Sebelum Gulingkan Sukarno

Estimasi Baca :

Salah satu dokumen rahasia Amerika Serikat tentang Indonesia yang telah dipublikasikan. Foto: nsarchive.gwu.edu - Kriminologi.id
Salah satu dokumen rahasia Amerika Serikat tentang Indonesia yang telah dipublikasikan. Foto: nsarchive.gwu.edu

Kriminologi.id - Gabungan tiga lembaga dari Amerika Serikat yakni National Security Archive atau NSA, National Declassification Center atau NDC dan lembaga negara National Archives and Records Administration atau NARA merilis sejumlah dokumen rahasia milik pemerintah Amerika Serikat tentang Indonesia pada Selasa, 17 Oktober 2017. 

Dalam dokumen berupa telegram sebanyak 30 ribu halaman yang dipublikasikan itu, banyak menguak peristiwa di Indonesia yang terjadi dalam rentang 1964 sampai 1968.

Dari 39 bagian dokumen yang dipublikasikan berbentuk Portable Document Format atau PDF itu, menyebut Angkatan Darat Indonesia mendekati beberapa Kedutaan Besar negara-negara Barat sebelum menggulingkan Sukarno dari kursi presiden RI.

Baca: AS Tahu Rencana Angkatan Darat Indonesia Bantai PKI

Hal tersebut tercatat dalam dokumen rahasia milik Amerika Serikat yang disampaikan oleh petugas dari Kedutaan Besar Jerman. Tentara Angkatan Darat memberi tahu akan mengambil langkah demikian, yang disampaikan sebelumnya oleh seorang pengusaha asal Jerman pada 11 Oktober 1965.

Berdasarkan dokumen itu pula, pengusaha asal Jerman yang tak disebut namanya ini sebagai perantara Angkatan Darat. Dia diminta oleh staf tentara Indonesia untuk menyampaikan pesan tersebut kepada Kedubes Jerman. 

Sebelum penggulingan Sukarno, tercatat dalam dokumen tersebut, pengusaha Jerman itu mengatakan Sukarno menerima pimpinan tentara Indonesia pada 10 Oktober 1965. Kepada Sukarno, pimpinan tentara itu bahkan mempresentasikan dengan makalah yang menunjukkan keterlibatan PKI dalam Gerakan 30 September 1965. 

Baca: Bos CIA Dalang Penggulingan John F. Kennedy dan Sukarno?

Menanggapi aduan pimpinan tentara, alih-alih mendukungnya, Sukarno justru menolak membaca makalah yang disodorkan kepadanya yang diketahui melecehkan PKI itu. Dengan rasa frustrasi yang mendalam, jenderal tentara itu pergi meninggalkan Sukarno. 

Kedutaan Besar Australia yang memiliki laporan terpisah menyatakan, pimpinan tentara yang menemui Sukarno dengan membawa sejumlah berkas dan mempresentasikannya itu adalah Jenderal AH Nasution. 

Baca: Operasi Tentara di Papua 1965, Tahan Misionaris Hingga Tembak Warga

Kedubes Jerman meyakini, informasi yang disampaikan wargamya yang merupakan seorang pengusaha ihwal langkah angkatan darat untuk menggulingkan Sukarno, merupakan tindak lanjut dari pertemuan Jenderal AH Nasution dengan Sukarno.

Perwakilan tentara Indonesia yang menghubungi pengusaha Jerman, mengatakan bahwa dirinya melakukan pendekatan kepada beberapa kedutaan besar barat berdasarkan perintah. Staf tentara itu diberitahu untuk mengatakan bahwa tentara Indonesia sedang mempertimbangkan langkah cepat untuk menggulingkan Sukarno. 

Staf tentara itu juga menekankan, bahwa pihaknya hanya mempertimbangkan dan tidak mengambil keputusan. Tapi, jika akhirnya bakal mengambil keputusan, maka akan melalui langkah mendadak tanpa peringatan. Dan Sukarno kemudian akan digantikan oleh junta militer.

Baca: Min Aung Hlaing, Jenderal di Balik Tragedi Rohingya

Selain kedutaan besar barat, perwakilan tentara Indonesia itu juga mengatakan bakal mendekati Kedubes Jepang. Tapi, kata perwakilan tentara itu, tidak lewat duta besar Jepang di Jakarta. Alasannya, Duta Besar Jepang di Jakarta dianggap oleh Angkatan Darat terlalu dekat dengan Sukarno. Meski begitu, Jepang telah menerima pendekatan serupa atas nama Nasution. Pihak Jepang dan Nasution mengerti jika Angkatan Darat mendekati beberapa Kedubes Barat.

Pendekatan Angkatan Darat ke beberapa Kedubes Barat, menurut dokumen rahasia Amerika Serikat yang telah dipublikasikan tersebut, menyatakan Angkatan Darat mengharapkan simpati barat dan bantuan ekonomi dalam penggulingan Sukarno. Adapun bantuan yang dibutuhkan pihak Angkatan Darat berupa makanan dan persediaan lainnya selain uang. TD

Baca Selengkapnya

Home Rekam Jejak Misteri Angkatan Darat Dekati Kedubes Negara Barat Sebelum Gulingkan Sukarno

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu