Ilustrasi Penemuan Tengkorak Manusia. Ilustrasi: Kriminologi.id

Arkeolog Temukan Banyak Kerangka Manusia di Dekat Kuburan Massal

Estimasi Baca:
Kamis, 5 Jul 2018 07:05:03 WIB

Kriminologi.id - Penemuan kerangka manusia yang telah berbentuk tulang belulang di dekat ladang pembantaian West Mesa, New Mexico, AS, Selasa, 3 Juli 2018. Lokasi penemuan kerangka manusia yang diduga berbentuk tulang wanita tersebut juga tidak jauh dari kuburan massal West Mesa, hanya sekitar 1 mil. 

Menurut polisi, tulang tersebut menunjukkan indikasi lebih banyak korban pembunuhan berantai yang belum terpecahkan yang telah menghantui kota West Mesa selama 15 tahun.

Polisi Albuquerque mengatakan tulang-tulang ini ditemukan oleh tim konstruksi di daerah yang merupakan wilayah arkeologi. Pembantaian West Mesa merujuk pada penemuan 11 mayat wanita yang terkubur di gurun West Mesa, New Mexico.

Para wanita tersebut diketahui bekerja sebagai pelacur yang beroperasi di dekat Albuquerque ketika mereka menghilang dari tahun 2003-2005.

Ladang pembantaian West Mesa, New Mexico, AS. Foto: Youtube.com
Ladang pembantaian West Mesa, New Mexico, AS. Foto: Youtube.com

Menurut polisi, semua korban adalah orang-orang Hispanik (keturunan Amerika Latin) berusia 15-32 tahun. Korban West Mesa termasuk Jamie Barela, seorang anak berusia 15 tahun berkulit hitam. Barela terakhir kalinya dilihat oleh keluarganya pada 2004. 

Kemudian korban lainnya adalah Syllannia Edwards (15), pelarian dari Lawton, Okla, dan Michelle Valdez (22) yang dibunuh dalam keadaan hamil.

Kepala Polisi Albuquerque, Michael Geier mengatakan kepada wartawan tulang dan sisa-sisa lainnya akan dianalisis dan diuji. Proses ini disebutnya bisa memakan waktu berbulan-bulan.

"Kami tidak 100 persen yakin bahwa ini terkait (West Mesa) tetapi pada titik ini kami memperlakukannya seolah-olah itu sama, ke babak pertama," kata Geier, yang mengakui bahwa adegan itu terasa seperti "deja vu."

"Ini seperti penguburan. Cukup ada di sana untuk menimbulkan kekhawatiran."

Wali Kota Albuquerque, Tim Keller, mengatakan sebuah jalan kecil digunakan tim konstruksi untuk berjalan di antara situs pemakaman West Mesa dan daerah tempat jenazah ditemukan pada Selasa, 2 Juli 2018.

Dia menambahkan bahwa, kru konstruksi yang bekerja di daerah itu telah diperingati selama bertahun-tahun untuk mengawasi sisa-sisa manusia.

"Ini juga merupakan daerah arkeologi. Jadi, kita tentu mengerti dan sangat prihatin mungkin ini salah satu dari enam hingga delapan wanita yang hilang dari kelompok West Mesa yang asli. Namun, tidak mungkin kita bisa memastikannya saat ini," ujarnya.

Dalam sebuah pernyataan, Penasihat Kota Albuquerque, Klarissa Pena mengatakan, tulang-belulang itu ditemukan di sebuah taman yang dibangun di dekat monumen peringatan bagi para wanita dan bayi yang belum lahir ditemukan terkubur di West Mesa.

"Saya sedih atas kehilangan kehidupan manusia yang tragis, dan pada pemikiran bahwa keluarga lain harus menanggung ketidakpastian dan rasa sakit selama bertahun-tahun tanpa mengetahui di mana orang yang mereka cintai itu," kata Pena.

Kota ini memiliki sebuah situs web tentang kasus pembunuhan berantai tersebut. Selain itu sebuah perusahaan telah mencetak kartu yang menampilkan ke-11 korban dan mendorong perusahaan-perusahaan lain untuk mengungkap kasus ini di mata publik.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500