Rizky/Kriminologi.id

Kematian Janggal Ala Acil, Anak Punk di Kolong Tol Cengkareng

Estimasi Baca:
Sabtu, 30 Sep 2017 06:05:41 WIB

Kriminologi.id - Jasad seorang anak punk yang ditemukan Kamis, 28 September 2017, di kolong tol Cengkareng, Jakarta Barat, masih menyimpan misteri. Saat ditemukan, kondisinya mengenaskan dengan kondisi tubuh yang telah membiru dan tergantung di batang bambu.

Spekulasi dan dugaan penyebab kematian pria yang dikenal bernama Acil itu bermunculan. Mulai dari tewas akibat gantung diri, over dosis, bahkan hingga menjadi korban pembunuhan. 

Hingga saat ini penyelidikan polisi belum final, namun dugaan sementara polisi mengarah, bahwa Acil tewas bunuh diri. Kesimpulan sementara itu didapat dari hasil identifikasi polisi yang tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Acil.

Namun temuan polisi itu, disanksikan oleh salah seorang yang mengaku mengenal sosok anak punk itu. Redi, seorang pemuda berusia 18 tahun yang ditemui Kriminologi, Kamis, 28 September 2017, menyatakan bahwa semasa hidupnya Acil merupakan sosok yang penyendiri dan memiliki banyak masalah.

"Dia sering nongkrong di lampu merah, tapi kalo nongkrong dia selalu sendiri," ucap Redi.

BACA: Anak Punk Tewas di Kolong Tol, Polisi: Diduga Bunuh Diri

Yang mengejutkan, Redi bercerita bahwa di pergaulan antara sesama anak punk, Acil kerap menerima perpeloncoan. Sehingga, Acil lebih memilih untuk menempuh jalan sebagai anak punk seorang diri.

"Katanya kalo ngepunk dia sering ditonjokin," kata Redi.

Ucapan Redi serasa masih ada yang janggal. sudah sehari pascaditemukannya jasad pria yang kerap terlihat menghabiskan harinya di Jalan Daan Mogot Raya, Jakarta Barat.

Kriminologi mencoba menelusuri tempat dimana anak-anak punk seperti Acil menghabiskan harinya, tetapnya di perempatan lampu lalu lintas Cengkareng, Jakarta Barat.

BACA: Sebelum Tewas di Cengkareng, Anak Punk Curhat Sering Dipukuli

Sebelum kematian Acil, di kawasan itu sering terlihat sekelompok anak punk mencari kehidupan. Namun kini tak ada satu pun anak punk yang bisa ditemui, padahal sebelumnya mereka kerap terlihat di kawasan ini.

"Enggak ada anak-anak punk ko di sini," ucap salah seorang polisi sembari mengatur laju kendaraan.

Kendati indikasi kematian Acil masih misterius, Kepala Unit Resere Kriminal Kepolisian Sektor Cengkareng Ajun Komisaris Octo memastikan kematian anak punk itu murni bunuh diri.

Pasalnya menurut polisi, setelah jasad Acil dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diautopsi, tim dokter menemukan tanda-tanda bahwa pemuda itu tewas akibat bunuh diri.

BACA: Mayat Anak Punk Membusuk di Kolong Tol

"Tim dokter menemukan ciri-ciri bunuh diri, seperti lidah menjulur, keluar kotoran dari anus, dan mani dari kelaminnya," kata Octo kepada Kriminologi saat dihubungi, Jumat, 29 September 2017.

Namun, Octo tidak dapat memastikan penyebabnya hingga Acil nekat mengakhiri hidupnya itu.

"Kita tidak bisa memastikan tapi kemingkinan karena minder, dan merasa kesepian karena dia anak yatim dan hidup menggelandang di sini," ucap Octo. RA | AS

 

Reporter: Rizky Adytia
KOMENTAR
500/500