Misteri Jejak Kaki Pembunuhan Hunaedi, Kakek Tua Purnawirawan TNI AL

Estimasi Baca :

Suasana rumah Hunaidi, korban perampokan sadis di komplek TNI Angkatan Laut (AL) Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (06/04/2018). Foto: Foto: M. Adam Isnan/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Suasana rumah Hunaidi, korban perampokan sadis di komplek TNI Angkatan Laut (AL) Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (06/04/2018). Foto: Foto: M. Adam Isnan/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Polisi mengaku telah mengantongi ciri-ciri pelaku pembunuhan Peltu Hunaedi (82), purnawiraman TNI AL di kawasan Komplek Perumahan TNI AL, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Ciri-ciri pelaku yang didapati yakni bentuk badannnya.

Meski belum terungkap sepenuhnya, setidaknya menemukan beberapa petunjuk untuk mengungkap kasus ini yakni jejak kaki di luar rumah korban dan bercak darah dari kaki pelaku. 

Dicurigai, pelaku sangat mengenal kondisi rumah korban sehari. Polisi mengatakan pelaku biasa lewat di samping rumah korban.

"Nampaknya memang orang ini sudah biasa lewat sini," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar di lokasi, Jumat, 6 April 2018 kemarin.

Indra menuturkan, saat ini polisi mendalami jejak kaki yang ditinggalkan pelaku. Berdasarkan analisa terhadap jejak kaki, pelaku pembunuhan juga berjalan kaki setelah membunuh korban. Gerak-geriknya yang tak terpantau tak lepas dari kondisi rumah Hunaidi yang sepi. 

"Kondisinya agak sepi sehingga pelaku leluasa, tetapi tanda-tanda rute yang dilewati kami sedang dalami," ujarnya.

Selain jejak kaki di luar rumah, polisi mendapati bercak dari kaki pelaku, selain ceceran darah milik korban. Bercak darah tersebut ditemukan mulai dari ruangan bagian depan rumah hingga bagian ruangan tengah rumah korban.

"Ini masih kami teliti," ujarnya.

Sejauh ini, berdasarkan keterangan beberapa saksi, pelaku pembunu diduga seorang diri. Namun, polisi mendalami apakah ada orang lain yang terlibat dalam kasus ini.

"Masih satu orang pelaku utama, tapi kami lihat dari kemarin penyisiran sampai di titik akhir ada kemungkinan, ada yang membantu ini akan kami kembangkan terus," ujarnya.

Sementara saat dimintai keterangan terkait motif pembunuhan apakah memang murni pembunuhan berencana atau perampokan, Indra mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan.

"Belum ya, masih kami dalami," ucapnya.

Hunaidi tewas ditusuk orang tak dikenal di dalam rumahnya di komplek TNI Angkatan Laut (AL) Pondok Labu, Jakarta Selatan, Kamis malam, 5 April 2018. Ia ditusuk pelaku yang mengetuk pintu rumahnya kala ia dan istrinya tengah menjalankan salat magrib. Hunaidi tewas dengan tiga luka tusukan ditemukan 3 luka tusuk yakni 2 di bagian bawah dada kiri dan 1 di lengan kiri.

Jenazah Hunaidi sendiri telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Hankam, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat pagi, 6 April 2018. TPU itu sendiri terletak sekitar 500 meter di belakang rumah korban dan masih dalam satu Komplek Perumahan TNI AL.

Pensiunan TNI Angkatan Laut itu diketahui meninggalkan seorang istri, enam anak (yang dua anak sudah meninggal dunia), 16 cucu, dan satu cicit. MG

Baca Selengkapnya

Home Rekam Jejak Misteri Misteri Jejak Kaki Pembunuhan Hunaedi, Kakek Tua Purnawirawan TNI AL

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu