Apartemen Rasuna Said, Jakarta Selatan. Foto: Erwin Maulana/Kriminologi.id

Misteri Peluru yang Menerjang Apartemen Dokter di Rasuna

Estimasi Baca:
Jumat, 13 Jul 2018 05:35:16 WIB

Kriminologi.id - Peristiwa penembakan di Apartemen Rasuna, Jakarta Selatan yang terjadi pagi tadi masih menyimpan misteri. Proyektil peluru sebesar ujung jari manis yang menembus jendela dan meninggalkan lubang di kamar Nomor 3, Tower 1, Rasuna Said, Jakarta Selatan itu, hingga kini masih meenjadi tanya tanda besar bagi penghuninya, Dokter Herwin dan istrinya. Untuk menelusurinya, Kriminologi.id mendatangi TKP dan berbincang dengan korban.

Tiba di lobi Tower 1, kami diantar seorang petugas kebersihan atau office boy apartemen tersebut, yakni Damar, untuk menuju ke lantai 30. Di ketinggian itulah lokasi penembakan itu terjadi. Tiba di depan pintu apartemen, kami bertemu dengan istri Herwin.

Siang itu, ia mengenakan baju terusan warna perak bertuliskan You Can See. Istri Herwin, enggan disebutkan namanya, terperanjat ketika kami menemuinya. Ia kemudian sedikit bercerita mengenai kronologi penembakan jendela di apartemennya tadi pagi.

"Aduh saya mohon maaf sekali tidak bisa ngasih keterangan banyak karena semuanya sudah ditangani kepolisian. I'm so sorry and thank you for your attention. Kejadiannya sih tadi pagi, waktu itu suami saya memang lagi ketiduran di meja kerjanya. Saya lagi duduk di meja makan. Tiba-tiba, ada tembakan kena jendela yang persis mengarah ke meja kerja suami saya. Kami langsung kaget pas denger pelurunya kena kaca," ujar istri Herwin di depan pintu apartemennya kepada Kriminologi.

Ia menjelaskan, peluru yang meluncur ke arah jendela apartemennya itu langsung membuat kaca jendelanya berlubang. Saat Kriminologi.id ingin melihat bekas lubang tersebut, ia tidak mengizinkan masuk. Meski tidak mengizinkan masuk untuk melihat lubang itu lebih dekat, namun ia mendeskripsikan besar ukuran lubang tersebut.

"Pas jendelanya kena tembak, kacanya langsung berlubang, lubangnya sih kecil," tutur istri Herwin.

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/5b474d3a726c8-1531399482-30ae43ad1aa0a416699051b73a3dfcf6.jpg

Saat menyadari kaca kendelanya itu berlubang karena tertembus peluru, kata istri Herwin, ia dan sang suami langsung menunduk, ketakutan bercampur bingung atas peristiwa penembakan yang baru saja menimpanya. Kemudian, keduanya menemukan proyektil kecil tergeletak tepat di bawah jendela yang berlubang itu.

"Pas kaca jendelanya bolong, saya sama suami langsung merunduk dulu. Kami saling tanya kenapa tapi bingung juga, sangat takut juga. Pelan-pelan kami deketin jendelanya, di bawahnya ada ujung peluru (proyektil) ukurannya kecil banget. Segede ujung jari manis," tutur istri Herwin.

Ketika disinggung tentang adanya kemungkinan musuh yang ada di sekitar sang suami, sang istri mengatakan, selama suaminya bekerja sebagai dokter tidak memiliki musuh manapun. Karena, kata sang istri, dalam kesehariannya sang suami membuka klinik kesehatan di Apartemen Rasuna Said. 

"Setahu saya, suami itu enggak punya musuh sama sekali, jangan sampai punya malah. Dia kerjanya memang dokter, buka klinik di apartemen juga. Sekarang suami saya lagi istirahat di tempat kliniknya," katanya.

Namun, lagi-lagi, istri Herwin enggan menyebut lokasi klinik sang suami berada. Ia menutup rapat informasi tersebut. Menurut dia, kasus penembakan yang terjadi di apartemennya ini sudah dalam penanganan pihak kepolisian.

"Saya mohon ya mas, jangan ganggu suami saya, biarin dia istirahat. Toh, ada polisi juga yang nanganin kejadian ini. Sekali lagi I'm so sorry, ya," katanya menutup pembicaraan.

Kriminologi.id berusaha menelusuri lokasi klinik tersebut di area apartemen ini. Informasi tentang keberadaan klinik dokter Herwin dari beberapa personel keamanan Apartemen Rasuda Said pun tidak banyak diketahui. Mayoritas personel yang kami tanyakan, mengatakan tidak tahu keberadaan klinik yang kami maksud.

"Saya sendiri belum tahu mas kalau di sini ada klinik. Kalau di apartemen ada yang kerjanya jadi dokter memang banyak. Tapi kalau yang buka klinik di sini (di Apartemen Rasuna Said) saya belum pernah denger," ujar Agung, salah satu personel keamanan kepada Kriminologi.id.

Hingga kini, peristiwa penembakan yang menembus sebuah kaca jendela dan mengarah ke meja kerja di unit apartemennya milik Dokter Herwin masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Sebelumnya diberitakan, salah satu jendela di Apartemen Rasuna ditembak orang tak dikenal pada Kamis, 12 Juli 2018. Akibat dari penembakan itu, kaca jendela di unit tersebut berlubang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil dari olah TKP yang dilakukan jajaran Polres Jakarta Selatan. Dari hasil olah TKP itu, pihaknya baru bisa memastikan penyebab berlubangnya kaca apartemen tersebut. YH

Reporter: Erwin Maulana
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500