Teka-teki Kematian Mantan Wakapolda Sumut, Dibunuh atau Bunuh Diri?

Estimasi Baca :

Suasana pemakaman mantan Wakapolda Sumut Agus Samad. Foto: Jhon Arfi/Facebook - Kriminologi.id
Suasana pemakaman mantan Wakapolda Sumut Agus Samad. Foto: Jhon Arfi/Facebook

Kriminologi.id - Telah empat hari berlalu, kematian mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara atau Wakapolda Sumut Kombes (Pur) Agus Samad masih menyimpan misteri. Belum ada kejelasan terkait penyebab kematian pria berusia 71 tahun itu.

Pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah penyebab kematian mantan perwira menengah kepolisian itu dibunuh atau bunuh diri.

Jasad korban ditemukan di rumahnya Perum Bukit Dieng Blok MB9, Pisangcandi, Sukun, Kota Malang, pada Sabtu, 24 Februari 2018. Di rumah itu, korban yang memiliki satu istri dan dua anak hanya seorang diri. Istrinya tengah berada di Bali sejak 12 Februari untuk mengurusi bisnis restoran. Sementara kedua anaknya telah berkeluarga.

Baca: Ditemukan Silet dan Obat Serangga di Sekitar Jasad Wakapolda Sumut

Polda Jawa Timur dan Polres Kota Malang yang menangani kasus kematian lulusan Akademi Kepolisian tahun 1970 itu masih belum berani menyimpulkan apapun terkait kematian tersebut kecuali menyampaikan beberapa fakta-fakta yang ditemukan berdasarkan hasil autopsi terhadap jasad korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selasa kemarin, 27 Februari 2018, kepolisian kembali melakukan olah TKP untuk memproyeksikan kembali temuan hasil olah TKP dan autopsi korban sebelumnya. Olah TKP ini melibatkan Tim Inafis dan dokter. 

"Masih fifty-fifty. Bunuh diri atau dibunuh. Kami terus memproyeksikan, kemungkinan-kemungkinan, kejanggalan-kejanggalan yang ada di TKP," kata Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Ambuka Yudha kepada media, Selasa, 27 Februari 2018.

Menurut Yudha, masih banyak temuan di TKP yang harus dicek dan diteliliti kembali untuk menguatkan kesimpulan penyebab kematian Agus Samad. Sejumlah saksi telah diperiksa termasuk keluarga dan tetangga korban.

Infografik 5 Fakta Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut

Informasi yang dikumpulkan Kriminologi terkait kematian korban itu menemukan fakta-fakta berdasarkan hasil olah TKP dan autopsi sementara pihak kepolisian yaitu:

Tonton: Video Mantan Wakapolda Sumut Tewas Dibunuh, Begini Penemuan Mayatnya

1. Tak ada kerusakan dan barang berharga hilang

Hasil olah TKP  tidak menemukan kerusakan di sekitar lokasi. Seluruh pintu dalam kondisi terkunci, begitu juga atap rumah yang biasa digunakan jalan keluar masuk pelaku masih terlihat utuh. Selain tidak menemukan kerusakan, polisi juga mendapatkan seluruh ruangan dalam kondisi rapih alias tidak berantakan seperti bekas diacak-acak orang. Barang-barang berharga di rumah pun tak ada yang hilang.

2. Cairan racun di tubuh korban

Cairan racun pembasmi serangga dan anti rayap ditemukan tergeletak di ruangan. Hasil autopsi mengindikasikan cairan racun serangga itu juga ditemukan di dalam lambung korban.

3. Kaki terikat rafia

Korban tergeletak dengan kondisi mengenaskan. Dua kakinya terikat tali rafia yang salah satu ujungnya terhubung dengan pagar besi balkon di lantai tiga. Korban tergeletak di halaman belakang yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi ceceran darah yang sebagian sudah mengering. Bekas darah itu persis berada di bawah meja makan. 

Baca: Mantan Wakapolda Sumut Tewas Dibunuh, Kaki Diikat Rafia di Pagar Rumah 

4. Sayatan Silet di pergelangan tangan

Ditemukan luka sayatan di kedua pergelangan dan goresan di paha ebrdasarkan hasil autopsi. Diperkirakan, luka sayatan itu akibat silet yang ditemukan di ruang makan rumah korban. Polisi juga telah melakukan identifikasi sidik jari pada silet yang merupakan satu-satunya barang bukti senjata tajam yang disita dari lokasi.

5. Tulang rusuk patah 

Enam tulang rusuk korban patah berdasarkan autopsi dari fisik. Namun polisi masih belum mengetahui pasti penyebab patahnya tulang rusuk tersebut. Apakah akibat lompat dari balkon belakang lantai tiga atau karena penyebab lainnya. 

Baca Selengkapnya

Home Rekam Jejak Misteri Teka-teki Kematian Mantan Wakapolda Sumut, Dibunuh atau Bunuh Diri?

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu