Ilustrasi media sosial. Foto: Pixabay

Uskup Tewas Misterius, Gereja Ortodoks Mesir Larang Media Sosial

Estimasi Baca:
Senin, 6 Ags 2018 17:25:21 WIB

Kriminologi.id - Gereja Koptik Mesir melarang penggunaan platform media media Facebook bagi para biarawan atau biarawati di gereja Ortodoks. Penerapan kedisiplinan baru itu diambil setelah kematian misterius Uskup Epiphanius, ketua pendeta di Gereja Makaryos di daerah Wadi Natron pada 29 Juli 2018.

Menurut pernyataan resminya, keputusan kedisiplinan yang baru itu dikeluarkan untuk pertama kalinya. Gereja Ortodoks Koptik juga memerintahkan para pendeta dan biarawan/biarawati untuk menutup semua akun media sosial di internet, seperti dilansir dari Anadolu, Senin, 6 Agustus 2018.

Keputusan kedisiplinan itu diambil setelah peristiwa kematian misterius ketua pendeta di Gereja Makaryos di Wadi Natron pada 29 Juli 2018. Paus Tavadros II menyatakan bahwa dirinya telah menutup akun resmi Facebook miliknya.

Selain itu, keputusan tersebut juga mengimbau warga Koptik yang melakukan kunjungan ke biara untuk mematuhi peraturan tersebut dan tidak melampaui batas. Populasi Koptik di Mesir diperkirakan mencapai 10 juta dari 104 juta seluruh populasi Mesir. 

Gereja Ortodoks Koptik Mesir telah melakukan pemakaman pada Selasa, 31 Juli 2018. Uskup Epiphanius, merupakan kepala Biara Anba Makar di Beheira, meninggal dunia pada hari Minggu, 29 Agustus 2018.

Pihak berwenang tengah menyelidiki kasus kematian misterius tersebut dan sedang interogasi sejumlah saksi.

Uskup Epiphanius (64) merupakan pemimpin biara yang terletak di Wadi El-Natroun, sekitar 90 km barat laut Kairo. Biara tersebut didirikan sekitar tahun 360 M oleh Saint Macarius, yang merupakan bapa spiritual bagi lebih dari empat ribu biarawan kebangsaan yang berbeda.

Biara ini terus dihuni sejak abad keempat. Belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang penyelidikan Mesir tentang kematian uskup. AS

Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500