Ilustrasi Mayat Bayi. Ilustrasi: Kriminologi.id

Berlibur ke Rumah Nenek di Palabuhanratu, Haykal Tewas Tergulung Ombak

Estimasi Baca:
Jumat, 29 Des 2017 11:15:41 WIB

Kriminologi.id - Seorang anak bernama Haykal yang tengah berlibur di rumah neneknya di Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan tewas oleh Tim SAR usai tenggelam saat berenang di Pantai Rawa Kalong. Bocah berusia 9 tahun itu ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian atau bibir pantai. 

"Korban yang diketahui bernama Haykal merupakan warga Jalan Duren Terusan 12 RT 01/08, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing Jakarta Utara. Jasadnya ditemukan sekitar 100 meter laut dari lokasi kejadian pada pukul 22.00 WIB," kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiqie, di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat, 29 Desember 2017.

Baca: Hendak Sembuhkan Penyakit Kulit, Pastor Hilang Saat Terapi di Pantai

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Haykal berenang di Pantai Rawa Kalong di saat tim penjaga pantai lepas tugas atau sekitar pukul 17.30 WIB. Korban yang tidak bisa berenang terhempas gelombang laut dan tubuhnya terseret ombak.

Petugas penjaga pantai dari Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, yang kebetulan saat itu masih bersiaga mencoba menolong korban. Namun, sayang jasad bocah ini tergulung dan terseret ombak hingga akhirnya hilang tenggelam.

Mendapat laporan adanya wisatawan yang menjadi korban kecelakaan laut, tim SAR gabungan yang berasal dari beberapa lembaga antara lain Basarnas, Satpolair Polres Sukabumi, Aksi Cepat Tanggap, nelayan dan SAR Daerah Kabupaten Sukabumi langsung melakukan pencarian hingga malam. 

Tim SAR gabungan yang menyisir laut hingga malam hari akhirnya menemukan jasad Haykal. Setelah itu, korban langsung dilarikan ke ruang jenazah RSUD Palabuhanratu untuk dimandikan. Informasinya jasad korban langsung dibawa orang tuanya untuk disemayamkan dan dikebumikan di Jakarta.

Baca: Dua Nelayan Hilang Misterius Usai Disambar Petir di Selat Malaka

"Saat ditemukan kondisi korban tertelungkup dan di beberapa bagian tubuhnya terdapat luka lecet. Dengan ditemukannya jasad Haykal, maka operasi SAR ditutup," tutur Okih.

Sementara, Kepala Divisi Operasional dan Latihan Balawista Kabupaten Sukabumi, Asep Edom Saepulloh, mengatakan korban berenang di lokasi bukan objek wisata dan di luar jam pengawasan tim penjaga pantai. Saat peritiwa terjadi, ada dari beberapa pihaknya yang mencoba menyelamatkan tetapi gagal karena derasnya arus laut.

"Kami secara rutin memberikan imbauan kepada wisatawan agar tidak berenang di zona tidak aman dan di luar jam pengawasan petugas penjaga pantai," kata Asep. TD
 

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500