Ilustrasi orang hilang, Foto:Pixabay

Guru SMA Hilang di Curug Ciheulang

Estimasi Baca:
Senin, 11 Sep 2017 12:02:43 WIB

Kriminologi.id - Guru Bahasa Inggris Sekolah Menengah Atas (SMA) Yusuf Iskandar (40) hilang di Curug Ciheulang, Cimungkad, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu, 10 September 2017. Curug Ciheulang termasuk dalam kawasan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP).

Seperti yang dilansir dari Antaranews.com, hilangnya Yusup berawal saat dia dan sebelas wisatawan lainnya masuk secara ilegal ke Curug Ciheulang pada Sabtu, 9 September 2017. Rombongan itu kemudian berhenti di Blok Ciodengsaat untuk turun ke Curug sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca: Polisi Temukan Buku Agama dari Penembak Dua Polisi di Bima

Tujuh dari 12 wisatawan memilih tinggal di atas Curug. Lima turis lainnya termasuk korban turun ke sekitar Curug untuk berfoto. Dua rekannya meninggalkan Curug Ciheulang terlebih dahulu. Sementara Yusup dan dua rekan lainnya menyusul di belakang. Tapi korban meminta dua rekannya beranjak lebih dulu dengan alasan dia membersihkan sepatu botnya.

Setelah sebelas rekannya kembali berkumpul di Blok Ciodengsaat, korban tidak kunjung tiba. Akhirnya rombongan mengutus satu orang untuk meminta bantuan ke petugas di Resor Cimungkad dan melaporkan kejadian hilangnya korban ke Kepolisian Sektor Caringin, Bogor, sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu, 9 September 2017.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah IV Situgunung, Sudjoko mengatakan Yusup Iskandar merupakan warga Kampung Kongsi, Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi. Rencananya tim SAR dan gabungan akan mencari korban, Senin, 11 September2017.

Baca: Polisi Cokok Pencuri Motor di Bekasi, Satu Pelaku Babak Belur

"Tim SAR gabungan seperti dari Basarnas (Badan SAR Nasional) Pos Sukabumi, Pramuka Peduli, PMI (Palang Merah Indonesia) dan para relawan siap melakukan pencarian untuk menyelamatkan korban," kata Sudjoko.

Sampai saat ini keberadaan korban belum diketahui. Sudjoko memperkirakan korban tidak lagi di Curug Ciheulang. Sudjoko mengkhawatirkan Yusup karena sama sekali tidak membawa perbekalan termasuk tas ransel. Telepon seluler dan dompetnya pun dititipkan ke rekannya. FS | BC

KOMENTAR
500/500