Dok. Pantai. Foto: Pixabay

Hendak Sembuhkan Penyakit Kulit, Pastor Hilang Saat Terapi di Pantai

Estimasi Baca:
Senin, 25 Des 2017 04:55:28 WIB

Kriminologi.id - Seorang pastor bernama Yohanes Martianus Rada hilang saat mengikuti terapi penyembuhan penyakit kulit di Pantai Wairi’i di Desa Kolisia, Kecamatan Magependa, Kabupaten Sikka, atau sekitar 15 kilometer dari Kota Maumere, Nusa Tenggara Timur.   

"Kita masih melakukan pencarian terhadap korban. Berbagai upaya akan kita lakukan untuk menemukan korban yang dilaporkan hilang saat pergi mandi ke pantai Wairi'i," kata Kepala Kantor Basarnas Maumere, I Putu Sudayana, di Maumere, Nusa Tenggara Timur, Minggu, 24 Desember 2017.

Baca: Basarnas Stop Pencarian, Keluarga Cari Sendiri Nenek Siti

Untuk mencari keberadaan pria 32 tahun yang hilang sejak Selasa, 19 Desember 2017 itu, Sudayana mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan melibatkan Tim SAR Lanal Maumere, Kepolisian setempat, TNI AD, Pemerintah Kabupaten Sikka.

“Proses pencarian yang dilakukan Basarnas telah memasuki hari keempat. Namun, hingga kini belum berhasil menemukan korban,” ujar Sudayana.

Baca: Dua Nelayan Hilang Misterius Usai Disambar Petir di Selat Malaka

Sudayana menjelaskan, proses pencarian terhadap korban dilakukan dengan melakukan penyelaman di lokasi tempat mandinya korban. Selain itu, pencarian juga dilakukan Tim SAR dengan menyisir lokasi di sepanjang Pantai Waii'ri.

"Kita sudah memperluas area pencarian terhadap korban namun upaya yang dilakukan masih belum membuahkan hasil. Belum ada tanda-tanda korban asal Kabupaten Ende itu ditemukan," tutur Sudayana.

Baca: Guru SMA Hilang di Curug Ciheulang

Dalam pencarian korban, kata dia, pihaknya mengalami kendala hujan lebat disertai angin kencang yang terus bertiup di lokasi pencarian. Akibatnya, kendala demikian memperlambat upaya pencarian terhadap pastor yang berkarya di Biara Karmel, Nita, Maumere.

"Selama empat hari kita melakukan operasi pencarian terhadap korban hingga saat ini masih nihil, area pencarian sudah kita perluas dan melakukan penyelaman sudah kita laksanakan dibeberapa titik yang dicurigai, namun masih nihil. Kami masih terus mengupayakan pencarian terhadap korban," katanya. TD

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500