Ilustrasi kapal tenggelam. Ilustrasi: Kriminologi.id

Kapal KM Arung Samudera Karam Tenggelam di Bengkulu, 7 ABK Hilang

Estimasi Baca:
Senin, 6 Ags 2018 12:30:35 WIB

Kriminologi.id - Tujuh anak buah kapal atau ABK dari KM Arung Samudera asal Provinsi Bengkulu hilang alias belum ditemukan setelah kapal yang mereka tumpangi karam akibat cuaca buruk, Minggu, 5 Agustus 2018.

Kapal nelayan itu memuat 10 penumpang termasuk nakhodanya terhantam ombak besar.

"Saat ini Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu, Padang dan Mentawai sedang melaksanakan operasi pencarian tujuh korban yang belum ditemukan," kata Kepala Kantor SAR Bengkulu Abdul Malik, Senin, 6 Agustus 2018.

Malik menjelaskan, tiga dari 10 korban kapal karam tersebut telah dievakuasi dengan kapal berbeda, yakni Devi korban berhasil diselamatkan kapal cincin Sibolga di perairan Sikakap, Mentawai, Minggu, 5 Agustus 2018 sekitar pukul 10.00 WIB. 

Dua sisanya, yakni nakhoda kapal Aziz dan Pi'i ditemukan dalam keadaan selamat oleh kapal motor Nadia Safitri.

"Tujuh orang yang masih dalam pencarian yakni, Dion, Okta, Niko, Alo, Kodak, Sihat dan Aldo," kata Abdul Malik menambahkan.

Dari sumber informasi yang dihimpun Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu, bahwa KM Arung Samudera berangkat dari Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, pada Kamis, 2 Agustus 2018 sekitar pukul 19.00 WIB.

Keesokan harinya sekitar pukul 05.00 WIB, kapal dihantam ombak dan tenggelam. Saat itu KM Arung Samudera berada di poisisi sekitar 33 mill dari pintu alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu arah barat daya atau arah Pulau Mego.

Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500