ilustrasi tulang belulang. Foto: Pixabay.com

Penemuan Kerangka Manusia di Perumahan BTN Jayapura, Ada Bercak Darah

Estimasi Baca:
Senin, 27 Ags 2018 17:15:28 WIB

Kriminologi.id - Kerangka manusia ditemukan di perumahan BTN Darsua Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua pada Minggu, 26 Agustus 2018 sekitar pukul 08.20 WIT. Warga menemukan mayat yang telah menjadi tulang belulang dalam kondisi tengkurap sambil memeluk selimut. 

Kasat Reskrim Polres Jayapura, Iptu Oscar F. Rahadian, mengatakan penemuan mayat tinggal tulang tersebut bermula ketika Joko Sulistyono (32) sedang jalan pagi di seputaran Kompleks BTN Darsua Doyo Baru.

Saat itu, saksi melihat rumah Blok J 12 dalam kondisi jendela depan terlepas. Karena penasaran, saksi menghampiri jendela tersebut dan masuk ke dalam rumah. Begitu sampai ke dalam rumah, Joko mencium bau busuk yang menyengat.

Joko pun menelusuri sumber bau menyengat tersebut hingga akhirnya menemukan mayat dalam keadaan tengkurap di lantai dan sedang memeluk selimut. Mayat itu kondisinya tinggal sisa kerangka atau tulang.

Setelah menemukan mayat tersebut, kata Oscar, saksi kemudian melaporkannya ke Mapolres Jayapura. Polres Jayapura yang menerima laporan, langsung menuju lokasi dan mengeceknya. Olah tempat kejadian perkara dipimpin Ka SPK II, IPDA Yohan Yawan, kemudian .

Dari hasil olah TKP, diketahui rumah tersebut belum ada pemilik yang mengambil maupun yang telah akad kredit. Pekerjaan rumah tersebut sudah selesai. Mandor tukang yang membangun rumah tersebut juga sudah menyerahkan kunci ke kantor.

“Untuk sementara kami belum mengenal jasad tersebut. Di TKP juga kami temukan bercak darah, botol bekas minuman, dua lembar uang Rp 50 ribu, 1 buah kasur single, sepasang sandal merek adidas warna coklat," ujarnya.

Selanjutnya barang bukti lain adalah 1 buah celana dalam, selimut bercorak merah hitam, 2 korek gas warna merah, 1 bindel buku, celana panjang dan pendek warna abu-abu, 1 tas sandang warna hitam, 1 baju kaos warna abu-abu, 1 baju kaos TBC, sebuah ATM Bank Mandiri dan 1 dompet warna hitam.

"Hingga kini mayat itu belum diketahui identitasnya. Mayat tersebut sudah kami evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari," ujarnya.

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500