Ilustrasi orang hilang, Foto:Pixabay

Sutinah TKW Asal Indramayu 25 Tahun Tanpa Kabar, Pamit ke Arab Saudi

Estimasi Baca:
Sabtu, 19 Mei 2018 20:28:55 WIB

Kriminologi.id - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) bernama Sutinah (43) hilang kontak selama 25 tahun setelah pamit ke orang tuanya untuk berangkat ke Arab Saudi sebagai asisten rumah tangga. 

"Kami mendapat laporan dari ayahnya, bahwa Sutinah sudah 25 tahun hilang kontak setelah berpamitan untuk bekerja di Arab Saudi sebagai asisten rumah tangga," kata Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih di Indramayu, pada Sabtu, 19 Mei 2018.

Sutinah merupakan warga Blok Dusun Janaka, RT/Rw 01/01, Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Sejak tahun 1993 hingga kini  Sutinah tidak diketahui keberadaannya.

Juwarih mengatakan, dari laporan Tarmun, ayah Sutinah, di tahun itu, kepergian Sutinah ke Arab Saudi itu merupakan kedua kalinya. Namun hingga kini, keluarganya tidak mengetahui kabar beritanya.

Sebelumnya, lanjut Juwarih, di tahun 1989 Sutinah pernah bekerja ke Arab Saudi melalui PT Perdana yang beralamat di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ia bekerja di Arab selama 14 tahun.

"Ini keberangkatan yang kedua kalinya, sebelumnya saat berusia 14 tahun Sutinah direkrut dengan PJTKI yang sama untuk bekerja sebagai TKW ke Arab Saudi selama 4 tahun," ujarnya.

Juwarih menambahkan,pihak keluarga sempat mendapatkan kiriman melalui pos dari orang yang mengaku teman kerja Sutinah di daerah Tabuk, Arab Saudi. Kabar itu ditema kelarga setelah tujuh bulan kepergian Sutinah untuk yang kedua kalinya itu. 

Isi surat itu menyebutkan bahwa Sutinah telah meninggal dunia dan jenazahnya dimakamkan di daerah Tabuk. Terkait dengan isi surat itu, pihak keluarga tidak mempercayainya. 

Alasannya, tulisan dari surat pos yang diterimanya itu mirip dengan tulisan tangan anaknya. 

"Keluarga tidak yakin kalau anaknya meninggal, karena surat tersebut seperti tulisan tangan Sutinah," tutur Juwarih.

Dari laporan tersebut, SBMI Cabang Indramayu, masih menggali informasi dari keluarga terkait proses perekrutan keberangkatan Sutinah ke luar negeri.

"Sementara ini kami masih terus menggali informasi dan mengumpulkan dokumen-dokumen dari keluarga terlebih dahulu, sebelum kami mengadu ke pihak kementerian terkait," katanya

Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500