Ilustrasi mayat bayi. Ilustrasi: Kriminologi.id

Warga Temukan 2 Bayi dengan Tali Pusar, 1 Tewas di Masjid

Estimasi Baca:
Jumat, 10 Ags 2018 16:25:42 WIB

Kriminologi.id - Dua bayi berjenis kelamin laki-laki dan perempuan dibuang ibu kandungnya. Salah satu bayi tersebut tewas setelah ditemukan warga. Salah satu bayi ditemukan di Masjid Monumen, Jalan Pahlawan Kelurahan Rongtengah Kota Sampang, Jawa Timur.

Mayat bayi laki-laki yang dibuang di Masjid Monumen itu pertama kali ditemukan petugas juru parkir setempat, Rabu, 8 Agustus 2018 malam pukul 22.30 WIB.

Kabid Humas Polres Sampang Ipda Eko Puji Waluyo menjelaskan, polisi akan mengumpulkan sejumlah bukti termasuk memintai keterangan beberapa saksi atas penemuan mayat bayi, termasuk rekaman CCTV dari sekitar lokasi penemuan.

Puji menuturkan, pihaknya langsung melakukan tindakan berupa pemeriksaan secara medis. Hasilnya, bayi tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia sejak enam jam yang lalu pascaditemukan.

"Sudah meninggal 6 jam yang lalu pasca ditemukan, kita sudah memeriksakannya ke tim medis, lalu mayat bayi tak berdosa itu dikubur," kata Eko di Sampang, Jumat, 10 Agustus 2018..

Sedangkan kasus kedua terjadi di Kelurahan Klampak, Kota Kediri, Jumat, 10 Agustus 2018. Petugas Polres Kota Blitar, Jawa Timur, kini mereka masih mencari ibu kandung yang tega membuang buah hatinya tersebut.  

Polisi melakukan dengan koordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk dengan perangkat kelurahan, guna memastikan apakah ada warga di daerah itu yang baru melahirkan atau tidak. Polisi berharap, kasus ini bisa segera terungkap.

"Bayi tersebut ditemukan di rumah Pak Suwarso di Kelurahan Klampak, Kecamatan Sananwetan. Awalnya, petugas mendapatkan telepon dari warga tentang adanya temuan bayi, kemudian petugas datang ke lokasi," kata Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal Polresta Blitar AKP Heri Sugiono di Blitar, Jumat, 10 Agustus 2018.

Ia mengatakan, bayi yang ditemukan itu berjenis kelamin perempuan. Saat ditemukan, bayi itu juga masih terdapat tali pusar serta hanya ditutupi dengan handuk berwarna putih. Diduga, bayi itu langsung dibuang begitu saja setelah dilahirkan oleh ibunya.

Bayi tersebut juga langsung dibawa ke puskesmas, untuk dirawat. Bayi tersebut juga masih hidup, sehingga langsung mendapatkan perawatan oleh tim medis. Bayi itu juga langsung ditimbang oleh petugas. Diketahui, berat badannya mencapai 27 ons, dengan panjang 48 centimeter.

"Bayi itu juga ditemukan dalam keadaan hidup, sehat, tidak ada luka dan tubuhnya juga sempurna," kata dia.

Polisi juga meminta keterangan sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut. Hal itu penting, untuk mengusut kasus pembungan bayi, guna memastikan pelaku yang tega telah membuang bayi yang baru dilahirkan itu. Sementara, untuk sejumlah barang bukti juga diamankan petugas, antara lain handuk bayi.

Hingga kini bayi itu masih mendapatkan perawatan oleh tim medis, untuk memastikan kesehatannya. Sedangkan, untuk keperluan adopsi, jika ada yang berminat dari pihak rumah sakit meminta agar diurus secara resmi.

Lokasi temuan di rumah Suwarso (43) juga sudah sepi dari kerumunan warga. Namun, warga tetap bertanya-tanya siapa yang tega membuang bayi baru dilahirkan itu. AS

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500