Rendra Hadi Kurniawan Kader Demokrat yang Hina Nabi Muhammad SAW. Foto: Ist/Kriminologi.id

7 Fakta Rendra Hadi Kurniawan, Pria Penghina Nabi Muhammad di Facebook

Estimasi Baca:
Sabtu, 28 Apr 2018 11:40:46 WIB

Kriminologi.id - Polda Jawa Timur menetapkan Rendra Hadi Kurniawan sebagai tersangka ujaran kebencian dan penistaan agama. Video yang diunggah Rendra di akun Facebook miliknya dianggap menghina Nabi Muhammad SAW.

Pria asal Gedangan, Sidoarjo itu ditangkap tim gabungan Polda Jawa Timur dan Polres Mojokerto di rumahnya yang berada di daerah Trawas, Mojokerto pada Kamis, 26 April 2018.

Usai ditangkap, Rendra langsung digelandang ke Mapolda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan. Rendra kini ditahan di Mapolda Jawa Timur.

Polisi masih menyelidiki motif Rendra menghina Nabi Muhammad SAW. Padahal Rendra mengaku sebagai penganut agama Islam. 

Penangkapan Rendra mengungkap beberapa fakta kontroversial terkait sosok pria berusia 39 tahun itu. Berikut fakta-fakta yang dirangkum Kriminologi.id dari penangkapan Rendra tersebut. 

Rendra hadi Kurniawan

1. Kader Partai Demokrat

Rendra aktif di perpolitikan dengan bergabung sebagai kader Partai Demokrat (PD). Rendra tercatat aktif di DPC PD Sidoarjo. Bahkan ia terlibat aktif saat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertandang ke Jawa Timur.

Sejumlah foto menunjukkan aktivitas pria 39 tahun itu mengenakan atribut Partai Demokrat. Termasuk sebuah foto saat ia menyambut kedatangan putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jawa Timur dan spanduk 'Welcome AHY'

2. Kuliah di Universitas Narotama

Rendra sosok orang yang berpendidikan. Ia juga tak asing dengan dunia hukum. Rendra pernah menjadi mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Narotama Surabaya, meski belum diketahui apakah ia menamatkan studinya itu atau tidak. 

Rendra Hadi Kurniawan

3. Mengaku Cicit Minak Jinggo

Dalam akun Facebook milik Rendra, ditemukan sejumlah unggahan tak wajar terkait sosoknya. Bahkan dalam biodata yang ada dalam akun tersebut, Rendra menulis bahwa dirinya adalah Cicit Minak Jinggo. Rendra juga menyertakan moto dalam hidupnya.

“Tak perlu terlihat baek untuk menjadi baek,dan tak perlu kelihatan jujur untuk jadi pribadi mujur..!!” tulis Rendra.

4. Mengaku Raja

Dalam unggahan pada 23 April 2018, Rendra mengaku dirinya sebagai raja yang memiliki kewajiban memberi makan kepada sesama. Bahkan Rendra mengaku enggan diakui sebagai seorang imam.

Saya tidak mau diakui sebagai imam tapi saya raja...

raja itu mempunyai kewajiban memberi makan kepada anda semua.
Silahkan datang ke lurah saya penerus kakek saya wanoto dan buyut saya bakar.
Ingat ya walau saya tidak pake nama bakar, saya punya kubur dr buyut bakar...
Dan artinya saya cucu aisyah. ..

5. Mengaku Al Mahdi

Selian itu Rendra juga mengaku dirinya sebagai sebagai Al Mahdi. Unggahan itu diposting Rendra dalam akun Facebook milinya yang lain yakni Rhendra Kurniawan. Rendra mengaku semua ciri-ciri Al Mahdi ada pada dirinya.

Nama2 yang tidak berkompeten..
Ayo tak tunggu kalian disitu... 
Semua sudah saya share alamat saya ada di kaki gunung arjuna. 
Percuma discus keroyokan.
Saya punya semua ciri yg kalian tunggu.
Al mahdi kek atau jaggal dajjal kek podoae..
Musuhku komunis, atheis, america ,ideologi komunis yang ada di pemerintahmu..
Semakin banyak kamu bicara saya tau siapa dibalik mu.

Rendra Hadi Kurniawan

6. Ingin dipanggil Raja

"Saya tidak mau diakui sebagai imam tapi saya raja...Raja itu mempunyai kewajiban memberi makan kepada anda semua," tulis Rendra di dinding Facebook pada 23 April 2019 pukul 1.24 WIB.

Tulisan itu banyak mendapatkan respons serta 30 kali dibagikan.

7. Hina Habib

Selain Nabi Muhammad SAW, Rendra juga menghina para habib. Kegeraman Rendra tampak dalam unggahan di dinding Facebook pribadinya yang menghujat keras para habib dengan perkataan kotor yang tak pantas diucapkan. 

"Dan ingat kamu ya... Saya marah ketika kamu dan cucumu Habib2 dan kurang ajarmu siapapun anda," tulis Rendra Hadi Kurniawan dalam Facebooknya. 

Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500