Ahmad Zahrowi berfoto dengan seragam TNI (07/04/2018). Foto: Facebook Ahmad Zahrowi

Ahmad Zahrowi Anak Bupati Aceh Singkil Tewas, Sempat Tes Calon Akmil

Estimasi Baca:
Sabtu, 7 Apr 2018 09:50:49 WIB

Kriminologi.id - Ahmad Zahrowi (19), anak Bupati Aceh Singkil Dulmusrid, yang tewas akibat motor yang dikendarainya menabrak truk tangki sempat mengikuti tes calon Taruna Akademi Militer (Akmil) TNI Tahun Angkatan 2017. Ahmad tidak bisa mengejar mimpinya menjadi prajurit TNI karena telah meninggal dunia akibat kecelekaan dialaminya, Jumat, 6 April 2018 siang.

Cita-cita Ahmad ingin mengabdi kepada bangsa sebagai prajurit tentara itu terlihat dalam formulir pendaftaran calon taruna yang diunggah ke Facebook pribadinya, Ahmad Zahrowi.

Formulir Pendaftaran Calon Taruna Akmil TNI T.A 2017
Formulir pendaftaran calon Taruna Akmil T.A 2017.

Dalam formulir pendaftaran itu tertulis nama Ahmad Zahrowi dengan nomor Animo 110.00056 dengan kolom Tempat & Tanggal Lahir tertulis Sukarejo, 7 Juli 1999. Pada pojok kanan atas formulir pendaftaran itu tertera tanggal daftar 14 Februari 2017 pukul 01.33.

Formulir pendaftaran resmi berlogo TNI itu pun berisi 14 kelengkapan yang harus dibawa saat datang ke sub Panda (Panitia Daerah)/Subpanda. 

Penelusuran Kriminologi.id di Facebook Ahmad Zahrowi, sangat jelas keinginan Ahmad menjadi tentara begitu menggebu. Setidaknya pada beberapa foto yang diunggah di dinding media sosialnya.

Selain formulir pendaftaran calon taruna Akmil Tahun Angakatan 2017, terdapat tiga buah foto berbau militer lainnya yang dipajang. Di antaranya foto dirinya mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL) TNI berikut pangkat di kanan-kiri tangannya.

Barisan prajurit TNI memegang senjata laras panjang

Hanya saja, dalam foto itu Ahmad tidak mengenakan baret sehingga tak terlihat dari kesatuan mana. Selain itu, foto barisan tentara memegang senjata laras panjang yang di bagian atas dan bawahnya dibubuhi tulisan," Mengejar Cita-cita sebelum mengejar cinta".

Pengecekan Awal Penerimaan Calon Tamtama PK TNI AD

Foto terakhir yang diunggahnya adalah suasana pengecekan awal dan Parade Penerimaan Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang I Kodam Iskandar Muda.

Di gambar itu terdapat beberapa orang dengan posisi istirahat di tempat bertelanjang dada membelakangi kamera sedang diperiksa oleh panitia. 

Berikut rangkuman peristiwa kecelakaan yang merenggut nyawa anak Bupati Aceh Singkil; 

1. Jumat 6 April 2018, Mengendarai Motor Berkecepatan Tinggi

Sekitar pukul 13.30 WIB Ahmad Zahrowi mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Subulussalam-Singkil di Desa Sianjo-anjo, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Ahmad menunggangi motor Honda Verza dengan nomor polisi BL 5131 RK warna hitam dengan kecepatan di atas rata-rata alias kebut. Persis di tikungan tepatnya jalan sedikit menanjak musibah terjadi. 

Anak Bupati Aceh Singkil Tewas
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tewas yang menimpa anak Bupati Aceh Singkil, Jumat, 6 April 2018.

2. Ujung Garpu Depan Menyentuh Aspal

Dalam kecepatan tinggi, Ahmad menikung dengan memiringkan tubuhnya seperti pebalap profesional di lintasan. Nahas, saat menikung itu salah satu ujung garpu depan motornya menyentuh aspal.

Ahmad pun tak bisa menghindar dari kecelakaan tersebut. Ahmad tak bisa mengendalikan lagi laju motor yang tak beraturan. 

3. Terseret Sepanjang 14 meter tanpa pelindung kepala

Insiden ujung garpu menggores aspal itu membuat Ahmad dan motor hitamnya itu terseret sepanjang 14 meter ke jalur sebelahnya.

Tubuh Ahmad yang saat itu sama sekali tidak mengenakan helm (pelindung kepala) menggerus aspal.   

4. Tabrak Truk Tangki CPO

Saat terseret ke arah kanan jalan muncul truk tangki CPO Mitsubshi nomor polisi BK 9458 CU warna orange dari arah berlawanan. Ramadi (45), pengemudi truk yang melintas dengan kecepatan sedang sudah tidak bisa lagi menghindar dari serudukan motor yang menghampirinya.

Warga Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah itu berupaya untuk memblokan kemudi ke kiri sehingga truknya masuk ke bahu jalan kiri. Namun tabrakan maut itu tak
terhindarkan. 

5. Luka Parah di Punggung dan Rusuk Belakang Patah

Insiden itu mengakibatkan Ahmad mengalami luka serius, bahkan terbilang parah. Punggung belakang dan lutut kiri putra sulung Bupati Aceh Singkil ini lecet-lecet.

Luka memar di bahu kanannya serta tulang rusuk belakang patah. Ahmad sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil. 

6. Tewas dalam Perjalanan ke RSUD Aceh Sigkil

Luka parah akibat benturan keras dengan aspal dan seretan sepanjang 14 meter itu membuat nyawa Ahmad tak tertolong. Ahmad tewas dalam perjalanan menuju RSUD Aceh Singkil.

 MSA
KOMENTAR
500/500