Ali Rahman penjaga toko korban pembunuhan. Foto: Ist/Kriminologi.id

Ali Rahman, Pria Sopan dan Pendiam yang Gemar Memasak

Estimasi Baca:
Kamis, 19 Apr 2018 08:05:23 WIB
Ali Rahman, pegawai toko sepatu di pusat perbelanjaan Plaza Indonesia merupakan sosok pria yang sopan dan pendiam. Pria berusia 33 tahun itu diketahui gemar memasak di rumah kostnya.

Kriminologi.id - Ali Rahman, pegawai toko sepatu di pusat perbelanjaan Plaza Indonesia merupakan sosok pria yang sopan dan pendiam. Sebelum dibunuh oleh kekasih prianya bernama Petrus Paulus, pria berusia 33 tahun itu diketahui gemar memasak di rumah kostnya yang terletak di Jalan Kebon Kacang 31 Nomor 17 RT 06 RW 04 Kelurahan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Di rumah kost Ali setinggi 3 lantai, terdapat sebuah dapur di lantai satu. Di tempat itulah konon Ali Rahman kerap menggunakannya untuk memasak. Sesekali Ali mengajak rekan kerjanya mengunjungi tempat kosnya. Di sana, temannya bakal dijamu oleh makanan yang dimasak sendiri oleh Ali. 

“Ali orangnya memang suka memasak, " kata Ningrum saat ditemui Kriminologi.id di Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu 18 April 2018.

Menurut Ningrum, Ali Rahman dikenal sebagai sosok pria yang tertutup. Pria korban pembunuhan tragis itu jarang bersosialisasi dengan dirinya. Termasuk juga teman satu kost lainnya. Meski begitu, Ali dikenal sebagai penghuni yang baik dan sopan.

"Waktu kejadian itu pun saya kaget. Ko bisa dia jadi korban seperti itu.  Dia orangnya pendiem, baik, sopan. Kaya orang ga punya masalah sama orang lain."

Ningrum mengungkapkan, Ali merupakan penghuni kost paling lama di antara penghuni lainnya. Tercatat, Ali sudah menempati rumah kost tersebut selama 10 tahun. Ali menempati kamar kost di lantai satu urutan pertama, tepatnya dekat pintu masuk. 

Memasuki kamar kost yang ditempati Ali, tampak sesak dan sedikit gelap. Tak hanya itu, kamar kost Ali pun cukup panas dan pengap. Untuk menempati kamar kost itu, Ali mesti merogoh kocek sebesar Rp 1,5 juta per bulan. 

Di dalam kamar yang tak besar itu, barang-barang milik Ali dalam kondisi berantakan. Sebagian berserakan di lantai. Menurut Ningrum, pascakejadian pembunuhan yang menimpa Ali Rahman, belum ada pihak keluarga atau kerabatnya yang datang mengambil barang-barang milik korban. 

“Kemarin pas hari Ali meninggal dunia, polisi masuk ke sini,” kata Ningrum.

Untuk menjangkau tempat kost Ali di Jakarta tak sulit-sulit amat. Dari tempatnya mengais rezeki, Plaza Indonesia, hanya perlu berjalan kaki sejauh 200 meter ke arah pemukiman warga yang ada di belakang pusat perbelanjaan tersebut. Maka akan ada sebuah plang bertuliskan Jalan kebon Kacang 31. Dari situ, tinggal 500 meter berjalan kaki melewati masjid Baitul Huda untuk sampai ke tempat kost Ali. TD

Reporter: Walda Marison
Penulis: Tito Dirhantoro
KOMENTAR
500/500