April Korban Miras Oplosan, Usai Cerai Merokok dan Kerap Pulang Pagi

Estimasi Baca :

Ani, korban tewas miras oplosan di Depok, Jawa Barat. Foto: Ist/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ani, korban tewas miras oplosan di Depok, Jawa Barat. Foto: Ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Apriliani (24) sering keluar malam usai bercerai dengan Romi, suaminya pada Desember 2017. Status janda beranak satu ini membuat April, panggilan akrab Apriliani, sering uring-uringan. Ia sering keluar malam dan pulang pagi, nongkrong bersama teman-temannya hingga kedapatan merokok. 

April tewas usai pesta miras oplosan bersama teman-temannya, Senin, 2 April 2018 malam. Sulaeman dan Wiwin, orang tua April terkejut melihat gelagat sulung dari empat bersaudara sebelum malaikat maut menjemputnya. 

"Pas pisah sama Romi, April jadi uring-uringan, kelihatan banyak masalah. Sering keluar malam. Kalau keluar malam sering nongkrong di Soerabi Bandung, sama temen-temennya. Malahan saya pernah lihat dia ngerokok. Tapi yang namanya punya masalah rumah tangga kita juga mau ngelarang dia gimana, nanti disangkanya kita malah neken dia," ujar Wiwin.

- Nikah Siri dengan Romi

April membangun mahligai rumah tangga dengan Romi, lelaki pujaannya pada 16 Desember 2016. Wiwin, ibu kandung April, tidak menjelaskan latar belakang pertemuan putrinya dengan sang mantu.  

Keduanya menikah secara siri. Pernikahan keduanya ini digelar secara tidak normal, karena kondisi April yang telah berbadan dua alias hamil. Seminggu setelah menikah dengan lelaki asal Subang, Jawa Barat, kata Wiwin, Zulfikar, cucu pertamanya lahir. 

April dan suaminya pun membina keluarga baru di rumah kontrakan yang berlokasi di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Setelah memiliki buah hati, rumah tangga April berjalan normal layaknya keluarga baru. 

- Suami Pelit dan Tak Bertanggung Jawab

Menjelang satu tahun usia pernikahan April, tabiat asli suaminya muncul. Romi mulai terlihat seperti kepala keluarga yang tak menyanyangi istrinya. Wiwin menceritakan, April mengaku kalau Romi merupakan suami yang tidak bertanggung jawab. 

Romi dikenal pelit memberikan nafkah untuk istrinya dan anaknya sendiri Zulfikar. Romi jarang memberikan uang untuk kebutuhan keluarga dan anaknya. Sejak itulah muncul bibit permasalahan keluarga. 

- Rumah Tangga di Ujung Tanduk

Permasalahan di rumah tangga April terus berkembang dan semakin hebat. Permasalah rumah tangga pasangan muda ini akhirnya menemui puncaknya pada pertengahan 2017. Di pertengahan tahun 2017 ini bisa dibilang rumah tangga April di ujung tanduk. 

Wiwin menceritakan pada suatu hari, ketika sedang berada di rumah kontrak Romi, April hendak pulang ke rumah orang tuanya. April tidak menyebutkan kenapa dirinya tiba-tiba ingin kembali ke rumah orang tua. 

Wiwin berpesan kepada anaknya agar meminta izin kepada sang suami jika ingin pulang ke rumah. Namun nasehatnya itu dijawab bahwa suami sedang tidak berada di rumah.

- Insiden Kurung Suami dalam Rumah

April pun berangkat ke rumah orang tua dengan mengunci kontrakannya. Tanpa disadari April, ternyata Romi, sang suami, terkunci di dalam rumah kontrakan. Peristiwa mengurung suami di dalam rumah ini tak diterima suaminya. Romi pun marah besar. 

Sejak kejadian itu, Romi menjadi ringan tangan alias sering memukul dan berkata kasar kepada April. Kekerasan dalam rumah tangga pun tak bisa terelakan.

- Tonjok Bibir dan Umpatan Kasar

Pada Desember 2017, Wiwin menuturkan terjadi peristiwa besar pada rumah tangga anaknya. Insiden ini membuat dirinya mengelus dada. 

Ketika itu April dan suaminya bertengkar hebat yang berujung pemukulan. Romi menonjok bibir April hingga mengeluarkan darah di depan Zulfikar anak kandung mereka. 

Bahkan, saat itu Zulfikar merekam jelas tindakan aniaya sang ayah kepada ibunya. Hati Wiwin seperti tertimpa benda berat yang membuat dirinya susah bernafas saat mendengar pemukulan anaknya dari sang cucu.  

"Pas saya tanya ke Fikar, dia meragain Romi pas mukul April, sambil bilang 'mamah dipukulin nek', gitu katanya," ujar Wiwin.

- April Diserahkan ke Orang Tua  

Sejak kejadian pemukulan itu, April dan Romi memutuskan berpisah. Romi mendatangi rumah orang tua April dan bertemu dengan Sulaeman dan Wiwin. Dalam pertemuan itu, Romi menyampaikan sudah tidak kuat hidup bersama April. 

Romi pun menyerahkan April ke pangkuan orang tuanya. Situasi itu membuat Sulaeman dan Wiwin serba tak enak. Hanya saja, ia berusaha tenang demi masa depan anaknya.

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah Zulfikar mau dibawa ke mana. Siapa yang mengasuh cucu pertamanya itu.

"Namanya orang tua sendiri mah pasti sayang sama anak, April mau ke mana lagi kalau bukan ke sini, kan anak kami. Yang jadi masalah itu Fikar (Zulfikar) mau dibawa ke mana, siapa yang ngasuh," ujar Wiwin.

- Uring-uringan dan Sering Keluar Malam

Semenjak berpisah dengan Romi, April sering uring-uringan. Perilakunya aneh dan terlihat sekali kalau sedang menghadapi masalah. 

April sering keluar malam, hingga kedapatan merokok. Ketika ke luar malam, April sering menghabiskan waktu dengan teman-temannya di Soerabi Bandung, Depok. MSA

Baca Selengkapnya

Home Rekam Jejak Sosok Utama April Korban Miras Oplosan, Usai Cerai Merokok dan Kerap Pulang Pagi

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu