Artidjo Alkostar, Manusia Langka Pemegang Palu Sakti di Mata Koruptor

Estimasi Baca :

Hakim Agung, Artidjo Alkostar (23/05/2018). Foto: Facebook Suwenta Pinem - Kriminologi.id
Hakim Agung, Artidjo Alkostar (23/05/2018). Foto: Facebook Suwenta Pinem

Kriminologi.id - Hakim Agung Artidjo Alkostar sudah gantung palu alias pensiun mulai hari ini, Selasa, 23 Mei 2018. Semalam, Mahkamah Agug telah menggelar perpisahan kepada hakim yang memiliki nyali segudang menghadapi para koruptor kelas kakap sekalipun. 

Mantan Direktur LBH Yogyakarta pada 1983-1989 ini dikenal sebagai pemegang palu paling sakti di mata koruptor kelas wahid. 

Keberaniannya dalam menjatuhkan hukuman kepada koruptor seperti yang tak pernah takut mati. Lantaran keberanian dalam menegakkan hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menjuluki Artidjo sebagai manusia langka. 

Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah, mengatakan sosok Artidjo adalah ahli hukum yang tak kenal takut dan konsisten menghakimi koruptor. 

"Pribadi yang langka yang pernah hidup di ranah pidana," ujar Febri Diansyah di Gedung Dwiwarna KPK, Rabu, 23 Mei 2018. 

Lebih lanjut Febri menuturkan tak sedikit rekan Artidjo sesama pemegang palu yang terkadang ragu memberikan putusan hukuman berat pada koruptor.

Padahal hukuman berat pada putusan kasasi maupun peninjauan kembali di Mahkamah Agung bisa menjadi rangsangan bagi penyelenggara negara mengurungkan niatnya untuk melakukan korupsi.

"Harapan kami tentu saja tidak berhenti di Pak Artidjo saja. Tapi hakim MA lain juga bisa memperberat putusan korupsi bagi pelaku penyelenggara negara yang menjadi pelaku koruptor," ujarnya. 

Deretan nama beken yang memiliki pengaruh luar biasa yang terkena getokan palu sakti Artidjo di meja sidangnya.

Sebut saja, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar, yang divonis seumur hidup atas sederet kasus sengketa Pilkada di Kalimantan sampai pada kemenangan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah.

Akil divonis seumur hidup karena dinilai sebagai orang yang melek hukum, namun bertindak melanggar hukum.

Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Lutfi Hasan Ishaaq, yang terjerat kasus korupsi daging sapi impor. Pada Pengadilan Tinggi, Lutfi divonis 16 tahun, lalu hukumannya ditambah 2 tahun oleh hakim Artidjo menjadi 18 tahun penjara. 

Baca Selengkapnya

Home Rekam Jejak Sosok Utama Artidjo Alkostar, Manusia Langka Pemegang Palu Sakti di Mata Koruptor

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu