Dok. Bupati Purbalingga, Tasdi Foto: purbalinggakab.go.id

Bupati Purbalingga Tasdi, Plesiran ke Luar Negeri 7 Kali Dalam Setahun

Estimasi Baca:
Rabu, 6 Jun 2018 15:25:27 WIB

Kriminologi.id - Bupati Purbalingga Tasdi telah menjadi tersangka kasus pembangunan proyek Islamic Center Purbalingga. Bupati Tasdi terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin, 4 Juni 2018. 

Tasdi ditangkap bersama lima orang lainnya yang juga di daulat sebagai tersangka KPK. Kelima orang tersebut adalah Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Purbalingga Hadi Iswanto (HIS). 

Tiga orang pihak swasta sebagai penyuap yakni Hamdani Kosen (HK), Librata Nababan (LN) dan Ardirawinata Nababan. Serta satu ajudan khusus Bupati Teguh Priyono.

Bupati Tasdi merupakan sosok pemimpin yang tanpa jarak dengan masyarakat. Tasdi dikenal dekat dengan masyarakat dan aktif dalam kegiatan. Selain aktif berkegiatan di masyarakat, Tasdi juga tergolong kepala daerah yang sering plesiran ke luar negeri. 

Berdasarkan Laman resmi Bupati Purbalingga, Tasdi melakukan plesiran ke luar negeri sedikitnya tiga kali dalam setahun. Bahkan, politikus yang baru saja dipecat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Purbalingga itu pernah tujuh kali ke luar negeri dalam setahun. 

Tepatnya pada tahun 2011, Tasdi hampir sebulan sekali terbang ke luar negeri. Adapun negara yang dikunjungi adalah Singapura, Malaysia, Perancis, German, Luxemburg, Swiss dan Italia. 

"Tujuan studi keolahragaan sepak bola sebagai delegasi PSSI," tulis dalam riwayat hidup Tasdi pada bupati.purbalinggakab.go.id, Rabu, 6 Juni 2018.

Perjalanan ke luar negeri pertama kali itu pada tahun 2005 yakni menunaikan ibadah haji sebagai Amirul Haj Kabupaten Purbalingga. 

Dua tahun kemudian, yakni tahun 2007, Tasdi terbang ke China, Hongkong dan Macau. Tahun berikutnya, lulusan Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto itu plesir ke lima negara, yakni Singapura, Malaysia, Vietnam, Kamboja dan Thailand. 

Untuk plesiran kali ini, untuk tujuan studi nasionalisme dalam rangka Lemhannas. 

Terkait dengan dirinya yang aktif di masyarakat itu terlihat dari rangkap jabatan yang melekat pada dirinya. Sebanyak 30 jabatan dalam organisasi kemasyarakatan yang pernah dan sedang diemban Bupati Tasdi. 

Mulai organisasi partai politik, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan hingga paguyuban-paguyuban masyarakat. 

Tasdi juga pernah menjadi Ketua Pengcab PSSI Purbalingga periode 2011-2016, dan Komisi Disipilin PSSI Provinsi Jawa Tengah periode 2006-2010. 

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga dua periode yakni 2004-2009 dan 2009-2014 itu juga menjadi pembina Organisasi Sopir dan Awak Angkutan Kota (OSAKA) Purbalingga periode 2015 – 2020. 

Reporter: Syahrul Munir
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500