Kasatpol PP Pemprov DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko. Foto: satpolpp.jakarta.go.id

Dilaporkan Bawahan, Kasatpol PP DKI Pernah Todongkan Airsoft Gun

Estimasi Baca:
Rabu, 24 Jan 2018 10:15:51 WIB

Kriminologi.id - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko dilaporkan anak buahnya terkait kasus dugaan penganiayaan ke Polda Metro Jaya. Sosok Yani Wahyu Purwoko juga pernah menjadi pemberitaan di media terkait penodongan pistol airsoft gun saat menjabat sebagai Camat Penjaringan, Jakarta Utara.

Berdasarkan penelusuran Kriminologi, Rabu, 24 Januari 2018, Yani Wahyu Purwoko dilantik menjadi Kasatpol PP DKI Jakarta pada 18 Juli 2017. Ia dilantik oleh Djarot Saiful Hidayat yang kala itu menjabat sebagai Gubernur DKI.

Sebelumnya, di Pemprov DKI Yani menjabat sebagai Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta yang dilantik Basuki Tjahaja Purnama saat menjabat sebagai Gubernur DKI, Kamis, 13 Desember 2015. 

Baca: Kasatpol PP Dilaporkan Bawahan, Sandiaga: Pembelajaran Buat Pemprov

Yani merupakan salah satu pejabat yang lolos seleksi terbuka atau lelang jabatan pada masa kepemimpinan Basuki Tjahja Purnama. Yani sebelumnya menjabat sebagai Wakil Camat Penjaringan sebelum proses seleksi lelang jabatan itu dibuka.

Saat menjadi Camat, Yani juga pernah menjadi bahan pemberitaan karena meneror warga dengan menodongkan airsoft gun. Namun kabar tersebut segera dibantah Yani yang menyatakan bahwa informasi itu bohong.

Media ramai memberitakan Yani menodongkan senjata kepada salah seorang warga di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa, 20 Januari 2015. Saat itu Yani baru saja kembali dari penertiban warga Waduk Pluit, Jakarta Utara.

Yani menjelaskan saat itu ia terlibat cekcok mulut dengan Romli yang diketahui masih kerabatnya untuk menyelesaikan permasalahan keluarga. Cekcok tersebut terjadi antara keduanya selama kurang lebih lima menit.

Selain itu, Yani juga diketahui pernah menodongkan senjata kepada sopir angkutan kota pada 2008 saat ia masih menjadi Lurah Kampungbali, Jakarta Pusat. Sopir mikrolet yang sebelumnya membuat laporan ke Polsek Tanahabang kemudian menarik laporannya.

Baca: Aniaya Anak Buah, Kasatpol PP DKI Jakarta Dipolisikan

Diberitakan sebelumnya, seorang pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Wasnadi melaporkan pimpinannya Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penganiayaan.

Wasnadi melaporkan Yani berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/320/I/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 17 Januari 2018 dengan jeratan Pasal 352 KUHP tentang penganiayaan.

Argo mengatakan korban mendapatkan tindakan penganiayaan di ruang Posko Satpol PP Jakarta Pusat Minggu, 14 Januari 2018.

Akibat penganiayaan itu, Wasnadi mengalami luka pada bagian wajah dan penggung sehingga korban melaporkan tindakan arogan pimpinannya itu.

Namun Argo belum dapat menjelaskan kronologis kejadian penganiayaan itu karena pelapor maupun saksi lainnya belum menjalani pemeriksaan. AS

KOMENTAR
500/500