Suasana rumah korban Penenggak miras berujung maut. Foto: Risky/Kriminologi.id

Haroproha Korban Miras Oplosan Maut Sempat Guling-guling Kepanasan

Estimasi Baca:
Senin, 25 Jun 2018 15:10:04 WIB

Kriminologi.id - Haroproha alias Ucok (32), satu dari enam penenggak miras yang tewas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat, Senin, 25 Juni 2018 dini hari sempat menunjukkan gelagat aneh. 

Ucok sempat berguling-guling seperti cacing kepanasan dan muntah-muntah sebelum dibawa ke RSUD Cengkareng, Minggu, 24 Juni 2018 malam hingga menghembuskan nafas terakhir. 

Demikian diutarakan Agung, kakak Ipar Ucok kepada Kriminologi.id, Senin, 25 Juni 2018. Ia menceritakan kalau Ucok berperilaku aneh sebelum dibawa ke RSUD Cengkareng. Adik iparnya itu tidur di ruang tamu yang biasanya di kamar atas.

Agung menduga adik iparnya ini tak kuasa menahan rasa nyeri yang sagat hebat sehingga guling-guling. 

"Dia sempat guling-guling kepanasan dan muntah-muntah sampai empat kali minggu malam itu," ujar Agung. 

Gelagat seperti orang yang kesakitan di lambung itu, kata Agung, yang membuat dirinya dan sang istri membawa sang adik ke RSUD Cengkareng.

Namun, Ucok tetap saja bungkam saat ditanya penyebab sakit yang menimpa dirinya itu. 

"Dia (Haroproha) memang orangnya pendiam jadi ngga bilang apa-apa. Tapi pas baru tahu itu hari Minggu, dia udah terkapar aja di rumah tamu," kata Agung.

Setidaknya enam nyawa melayang akibat mengonsumsi miras oplosan di kawasan Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat.

Para korban meninggal dunia tidak secara bersamaan atau berbeda hari, sedangkan seorang korban lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan data yang dihimpun Korban tewas berasal dari RW 003, RW 006, RW 007, RW 008 dan RW 009 Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat.

Mereka adalah, Tatat Andrianto (48), Rizal (35), Margono (27), Asep Suryadi (39) dan Haraproha (33). 

Haroproha (32), satu dari enam orang yang meninggal diketahui sempat merasakan sakit beberapa jam usai menenggak miras oplosan pada Jumat, 22 Juni 2018 malam.

Ia sempat dibawa ke RSUD Cengkareng oleh kakak iparnya hingga akhirnya meninggal dunia. 

Dari keterangan dokter yang didengar Agung, penyebab kematian adik iparnya itu diduga lantaran menderita over dosis meminum miras oplosan. 

Selain itu, dari informasi yang diterimanya, miras oplosan itu dibeli di sebuah warung kelontong yang berada di RW 06. Sayangnya, Agung tak mengetahui secara pasti lokasi warung itu.

"Dari orang-orang bilang sih belinya di RW 6 tapi tidak tahu pasti dimana," kata Agung.

Bahkan, Agung juga menyebut bahwa lima orang lainnya yang diketahui meregang nyawa juga menenggak minuman yang sama dan dibeli dari tempat yang sama.

Namun, Agung menegaskan bahwa ke lima orang itu tidak menenggak miras itu bersama ucok.

"Iya ada juga lima orang yang meninggal tapi bukan teman minumannya atau bareng sama Ucok. Jadi bukan pesta miras. Tapi memang belinya disitu," ucap Agung. 

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500