Irjen Heru Winarko Naik Pangkat, Ketajaman Sikap Sang Reserse Diuji

Estimasi Baca :

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko. Foto: Facebook Wawan Septian - Kriminologi.id
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko. Foto: Facebook Wawan Septian
Ketajaman sikap Komjen Pol Heru Winarko dalam menakhodai Badan Narkotika Nasional (BNN) diuji. Lulusan Akademi Polisi tahun 1985 yang sangat akrab dengan dunia reserse itu dikenal berani dan tegas dalam bertugas.

Kriminologi.id - Bintang emas di pundak Irjen Pol Heru Winarko, kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi bertambah menjadi tiga setelah dilantik Kapolri Jenderal Tito Karnavian melalui upacara di Rupatama Mabes Polri, Rabu, 4 April 2018 pagi. 

Pangkat Komjen Heru Winarko resmi disandang bersama dengan 10 perwira tinggi (Pati) Polri lainnya. Sebelumnya, Heru Winarko telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kepala BNN menggantikan Komjen Budi Waseso yang memasuki masa pensiun, Kamis, 1 Maret 2018 sekira pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun Kriminologi.id dari berbagai media, pria kelahiran Jakarta, 1 Desember 1962 itu lebih banyak mengemban tugas di dunia reserse. Putra Betawi ini mengawali kariernya sebagai Kapolres Jakarta Pusat, yang merupakan kampung halamannya. 

Sukses menggawangi wilayah Jakarta Pusat, Heru mendapatkan promosi ke jenjang berikutnya dengan relatif tanpa rintangan. Seperti yang telah disebutkan, Heru begitu akrab dengan dunia reserse yang menjadi bagian tugasnya. Mulai dari jabatan Penyu Tk II Dit II (ekonomi khusus) Bareskrim Polri, kemudian naik sebagai Wakil Direktur II/Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.

Setahun menjalani tugas Wadir II tepatnya tahun 2010, Heru digeser ke tugas barunya sebagai Asisten Deputi 4/V Keamanan Nasional Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam). 

Ia tidak lama menduduki jabatan di Kemenko Ppolhukam itu karena ditarik kembali ke kesatuannya untuk mengemban tugas sebagai Wakil Direktur III Tipikor Bareskrim Polri. Selama menjalani tugas tak pernah mendapatkan catatan buruk dari pimpinannya. 

Pada tahun 2012, Heru yang masih berpangkat brigjen (bintang satu) dipercaya menggantikan Brigjen Pol Jodie Roosteo untuk menjadi Kapolda Lampung. Jabatan sebagai orang nomor satu di provinsi Lampung ini lumayan bertahan lama. 

Setelah tiga tahun, Heru kembali di tarik ke Jakarta untuk menduduki jabatan bergengsi sebagai Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Menkopolhukam di era kepemimpinan Menko Luhut Binsar Pandjaitan dan terakhir bergabung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai Deputi Penindakan. 

Saat menjabat sebagai staf ahli di Menkopolhukam itu kurang dari satu tahun.  

Kini, pria yang telah menerima penghargaan Bintang Bhayangkara Naraya itu dipercaya Presiden Joko Widodo menduduki jabatan bergengsi sebagai kepala BNN. Presiden menilai latar belakang jabatan terakhir Heru di KPK ini yang menjadi poin ketertarikan Jokowi memberikan amanah di lembaga yang syarat dengan putaran uang besar ini. 

Ketajaman sang reserse diuji di pusaran yang disebut Presiden Jokowi beromzet besar itu. Semoga Komjen Heru Winarko kuat dalam mengemban tugas pak Presiden. MSA

Baca Selengkapnya

Home Rekam Jejak Sosok Utama Irjen Heru Winarko Naik Pangkat, Ketajaman Sikap Sang Reserse Diuji

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu