Meninggal Bunuh Diri, Anak Fidel Castro Sosok Ilmuwan Nuklir

Estimasi Baca :

Fidel Castro Diaz Balart. Foto: Wikipedia - Kriminologi.id
Fidel Castro Diaz Balart. Foto: Wikipedia

Kriminologi.id - Anak tertua Fidel Castro, Fidel Ángel Castro Díaz-Balart, tewas dalam upaya bunuh diri. Fidelito, sebutan anak tertua Castro itu dia bunuh diri setelah mengalami depresi. Fidelito dikenal sebagai ilmuwan nuklir di Kuba.

Diaz-Balart (68), putra tertua dari 11 anak-anak Castro sebelumnya dirawat karena depresi yang dideritanya pada beberapa bulan belakangan, media setempat melaporkan.

Fidelito lahir pada tahun 1949 setelah ibunya, Mirta Diaz-Balart, menikah dengan Castro jauh sebelum ia memimpin pemberontakan yang menggulingkan pemerintah Fulgencio Batista.

Baca: Korban Bom Bunuh Diri Ambulance di Afganistan Menjadi 103 Orang

Dari tahun 1980 sampai 1992, Fidelito menjadi kepala program nuklir nasional Kuba, dan mempelopori pengembangan pabrik nuklir di pulau terbesar di Karibia.

Kuba menghentikan rencana tersebut pada tahun 1992 karena kurangnya dana setelah runtuhnya hubungan perdagangan dan bantuan Kuba dengan bekas blok Soviet. 

Baca: Infografik Gejala dan Pemicu Orang Bunuh Diri

Fidelito juga memperoleh gelar doktor ilmu pengetahuan dan mempelajari fisika nuklir di Uni Soviet pascapengambilalihan Komunis di negara itu. Dia sebelumnya juga menjabat sebagai Wakil Presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Kuba dan juga menjabat sebagai penasihat sains.

Fidelito menulis 11 buku dan lebih dari 150 karya ilmiah tentang fisika nuklir, energi dan relasinya dengan lingkungan. Russia Today melaporkan ketertarikannya pada ilmu pengetahuan karena didorong oleh revolusi.

Baca Selengkapnya

Home Rekam Jejak Sosok Utama Meninggal Bunuh Diri, Anak Fidel Castro Sosok Ilmuwan Nuklir

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu