Masinis KA Sancaka Mustofa yang tewas usai kecelakaan di Ngawi (06/04/2018). Foto: RRI

Mustofa Masinis KA Sancaka yang Tewas, Humoris dan Pandai Bergaul

Estimasi Baca:
Minggu, 8 Apr 2018 20:00:30 WIB
Mustofa menikah dengan seorang perempuan yang bernama Dian Kartika Sari Utami. Dari hasil pernikahannya tersebut, keduanya dikaruniai seorang anak perempuan bernama Aulil Fatimah Az Zahra.

Kriminologi.id - Mustofa, masinis kereta api (KA) Sancaka tewas usai kereta yang dikendarainya menabrak truk di perlintasan Kereta Api tanpa palang pintu, tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Kejadian nahas, Jumat, 6 April 2018 malam sekitar pukul 18.20 WIB itu, terletak 10 kilometer sebelum masuk ke Stasiun Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. 

Salah seorang kerabat, Krisna S menjelaskan, Mustofa merupakan sosok yang humoris dan ramah. Krisna kala itu pernah bertemu dengan Mustofa di sekolah masinis di Balai Pelatihan Teknik Traksi (BPTT) Darman Prasetyo, Yogyakarta. 

"Dulu pernah ketemu di BPTT Darman Prasetyo, Yogyakarta. Itu kan emang sekolahnya masinis kereta lokomotif. Orangnya humoris, ramah, kelihatannya pandai bergaul, tapi bergaul yang tidak sembarangan," ujar Krisna ketika dihubungi Kriminologi.id via Facebook, Minggu, 8 April 2018.

Mustofa sekolah masinis di BPTT Darman Prasetyo karena sekolah tersebut memang dikhususkan untuk masinis lokomotif dan Kereta Rel Diesel (KRD). Sejak Juli 2017, Mustofa belum pernah mengunggah apa pun di akun Facebook miliknya. 

Mustofa menikah dengan seorang perempuan yang bernama Dian Kartika Sari Utami. Dari hasil pernikahannya tersebut, keduanya dikaruniai seorang anak perempuan bernama Aulil Fatimah Az Zahra. Kini usia Aulil di bawah 5 tahun.

Tabrakan kereta api Sancaka bermula saat kereta tujuan Yogyakarta-Surabaya itu melaju ke arah Surabaya. Tabrakan kereta api Sancaka bermula saat kereta tujuan Yogyakarta-Surabaya itu melaju ke arah Surabaya. 

Ketika tiba di lintasan liar di Kilometer 215 + 8, Desa Sambirejo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, melintas truk trailer di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Karena jarak yang terlalu dekat, terjadilah tabrakan antara bagian samping kanan KA Sancaka dengan bagian depan kendaraan truk trailer. Akibat tabrakan tersebut, lokomotif kereta api Sancaka terguling ke sisi kiri dan juga menghantam mobil Toyota Avanza.

Mustofa yang kala itu bertugas sebagai kapten masinis langsung tewas di tempat dan terjepit di ruangan operasional lokomotifnya selama hampir empat jam. Mustofa baru bisa dievakuasi pada sekitar pukul 22.30 WIB. Sementara itu, asisten masinis Hendra Wahyudi mengalami luka berat.

Mustofa dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum di daerah asalnya RT 33/RW 10, Desa Sumber Bening, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Reporter: Erwin Maulana
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500