Akbar Ampuh bersama anaknya sedang berpose di depan kamera. Foto: Ist/Kriminologi.id

Otak Pelaku Pembakaran Satu Keluarga Makassar Sosok Penyayang Keluarga

Estimasi Baca:
Rabu, 15 Ags 2018 14:52:42 WIB

Kriminologi.id - Sosok Akbar Ampu, otak pelaku pembunuhan dan pembakaran terhadap satu keluarga di Makassar, Sulawesi Selatan dikenal sebagai penyayang keluarga. Akbar dikenal sebagai penjahat kelas kakap yang dapat mengendalikan peredaran narkoba meskipun mendekam di sel tahanan.

Akbar diketahui merupakan terpidana kasus pembunuhan dan dihukum pidana selama 12 tahun. Polisi juga sempat menggeledah sel Akbar di Lapas Kelas 1 Makassar.

"Kita berkoordinasi dengan pihak Lapas ditemukan timbangan narkotika kemudian ditemukan ada empat HP. Dalam kasus pembunuhan yang bersangkutan dihukum pidana selama 12 tahun dan baru dijalani lima tahun kurang lebih," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Irwan Anwar.

Kriminologi.id menelusuri akun Facebook Akbar Ampu, Rabu, 15 Agustus 2018. Dalam akun tersebut nampak sejumlah postingan Akbar yang memperlihatkan dirinya sedang memamerkan uang dan senjata tajam. Unggahan itu diposting pada 17 Maret 2018 di sebuah kamar.

Dalam foto itu terlihat uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu disertai tujuh senjata tajam khas Makassar. Postingan tersebut dikomentar 24 penggunanya.

Akbar Ampuh, Foto: Akbar Ampuh/Facebook

Selain itu dari sejumlah unggahan itu, Akbar juga memperlihatkan keakraban dirinya bersama anak-anak. Akbar juga menjadikan sebuah foto yang diduga sebagai istrinya yang tengah menggandeng anak, sebagai foto sampul akun Facebooknya.

Foto kebersamaan dengan seorang bocah yang diduga sebagai anaknya itu diunggah pada 11 Juli 2018 dan dibagikan 293 pengguna Facebook serta dikomentari oleh 11 pengguna lainnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus kebakaran rumah menewaskan satu keluarga terdiri dari 6 orang di Jalan Tinumbu lorong 166 B, Tallo, Makassar, Sulawasi Selatan, akhirnya terungkap. Otak pelaku adalah Akbar Ampuh, diketahui menyuruh membakar rumah korban karena terkait bisnis narkoba.

Pihak Polrestabes Makassar menangkap lima orang tersangka pembakaran rumah tersebut dan masih mengejar sejumlah pelaku lainnya.

Kasus pembakaran rumah itu berawal dari salah satu korban yang bernama Fahri, berutang narkoba kepada Akbar Ampuh sebanyak sembilan paket senilai Rp 10 juta melalui temannya.

Namun uang hasil penjualan narkoba yang dilakukan Fahri tak pernah diserahkan. Akbar Ampuh kemudian menyuruh Andi Ilham Agsari untuk menagih utang narkoba tersebut ke rumah Fahri.

Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500