Salon Royal milik Bahrozi lokasi pembacokan di Tangerang (09/05/2018). Foto: Rizki Aditya/Kriminologi.id

Pembacok Puput di Salon Royal Sosok Preman Kampung Pembuat Onar

Estimasi Baca:
Rabu, 9 Mei 2018 14:35:54 WIB

Kriminologi.id - Saiful Bahri (28), pembacok pemilik salon yang diketahui seorang lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) bernama Bahrozi alias Puput (33) di Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, diketahui merupakan sosok preman kampung. Saiful pernah masuk ke dalam tahanan karena kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Terungkapnya sosok Saiful yang merupakan preman kampung dan juga residivis diketahui setelah Kriminologi.id mendatangi Salon Royal milik Bahrozi alias Puput di Kampung Rawa Beureum, Desa Lebak Wangi, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, 9 Mei 2018.

Menurut salah seorang warga yang mengaku mengenal Saiful bernama Sarah mengatakan, pembacok Bahrozi alias Puput merupakan sosok yang kerap membuat onar di kawasan sekitar.

Sebab, Saiful yang merupakan warga asli Kampung Rawa Beureum itu kerap menyebabkan masalah-masalah yang mengganggu warga sekitar.

"Ya orangnya seperti itu (preman kampung) tapi bukan malak-malak. Warga sini emang sudah sebel aja sama dia," kata Sarah kepada Kriminologi.id saat ditemui di lokasi, Rabu 9 Mei 2018.

Selain itu, kata Sarah, sosok Sauiful juga merupakan residivis yang belum lama keluar dari penjara. Saiful harus merasakan sel tahanan lantaran terlibat kasus kekerasan dalam rumah tangga dengan istrinya yang saat ini telah bercerai.

Namun, saat disinggung waktu atau kapan Saiful mendekam di balik jeruji besi, Sarah mengaku tak mengingat hal itu.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Sepatan, AKP IGM Sugiarto membenarkan bahwa sosok Saiful merupakan residivis kasus KDRT yang telah keluar dari sel tahan beberapa bulan lalu.

"Dia kena kasus KDRT, sudah satu tahun keluar dari penjara tapi tidak tobat-tobat,"kata Sugiarto.

Bahrozi alias Puput (28) menjadi korban pembacokan seorang pria yang bernama Saiful Bahri (28) di Desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang lantaran tak terima ajakannya untuk berhubungan badan di tolak.

Aksi pembacokan yang tejadi pada Senin 7 Mei 2018, bermula saat Bahrozi tengah berada di dalam salon kecantikan miliknya. Namun, tiba-tiba Saiful datang ke salon kecantikan itu dan tanpa basa-basi langsung mengarahkan golok yang dibawanya ke arah tubuh Bahrozi. Pelaku membacok tubuh korban sebanyak lima kali hingga korban terkapar.

Akibat pembacokan sadis itu, kepala bagian atas, leher sebelah kiri bagian belakang, leher sebelah kiri di bawah telinga, jari manis serta jari telunjuk sebelah kanan mengalami luka bacok. Bahkan, sabetan golok yang mengenai perut sebelah kiri Bahrozi menyebabkan ususnya terburai keluar. AS

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500