Badrun (43), pelaku pembunuh mayat dalam karung yang ditemukan di Terminal Kampung Rambutan. Foto: Ist/Kriminologi.id

Selubung Biru Badrun, Pembunuh Keji Pacar Sejenisnya

Estimasi Baca:
Kamis, 16 Nov 2017 12:30:43 WIB

Kriminologi.id - Badrun mengaku telah membunuh pacar sesama jenisnya, Imam Maulana dan membuang mayatnya di Terminal Kampung Rambutan. Badrun melakukan hal itu dilatari sakit hati karena mengetahui Imam memiliki pacar seorang perempuan yang tinggal di Bandung.

Kriminologi menelusuri latar belakang Badrun, Kamis 16 November 2017. Badrun diketahui berasal dari Dusun Sigandu, Banjarwaru, Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengah. Pria berusia 43 tahun itu sehari-hari bekerja di tempat cuci pakaian Clean House Laundry yang berlokasi di Perumahan Citra Grand Cibubur, Bekasi, Jawa Barat. 

Baca: Cinta Sejenis, Badrun Kecewa Imam Punya Pacar Perempuan

Badrun mengaku sebagai penyuka sesama jenis. Dengan Imam Maulana yang baru berusia 19 tahun, ia mengaku telah dua tahun menjalin hubungan asmara.

Seperti kebanyakan orang, Badrun juga memiliki akun sosial media. Ia menggunakan nama Selubung Biru di akunnya itu. Ada beberapa foto yang ditampilkan Badrun di akunnya tersebut. 

Foto ia sedang duduk di suatu ruangan mengenakan kaos berwarna hijau motif garis-garis merah, dengan headphone warna putih melingkar di lehernya dipasang di bagian foto profil.

Ada tiga foto lain di akun tersebut. Yakni foto yang menampilkan Badrun memakai kaos berwarna putih. Ia tampil dengan cambang di wajahnya. Sebuah foto lain tampak ia sedang berada di sebuah ruang terbuka mengenakan kaos biru. Di foto ini, wajah Badrun polos tanpa cambang di wajahnya.

Tonton: Video Penangkapan Badrun Pembunuh Imam Maulana

Infografik Cinta Sejenis Berujung Tragis. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki

Pembunuhan Imam Maulana terjadi pada Minggu 12 November 2017. Badrun menghabisi Imam di tempat kerjanya di Clean House Laundry. Setelah itu, ia membungkus mayat Imam dengan plastik laundry dibalut karpet kemudian dimasukkan ke dalam karung yang diikat dengan tali.

Selama dua hari, mayat terbungkus karung itu disimpan Badrun di tumpukan cucian baju sebelum akhirnya dibuang ke Terminal Kampung Rambutan.

Badrun memanggil taksi online untuk mengangkut karung berisi mayat Imam itu ke terminal bus antarkota itu, lalu meletakkan bungkusan itu dekat toilet.Pedagang yang biasa berjualan di terminal bus itu kemudian melaporkan bungkusan tersebut ke polisi karena curiga bau busuk yang menguar dari bungkusan tersebut.

Polisi yang membuka lapis demi lapis bungkusan itu menemukan sesosok mayat pria di dalamnya yang sudah dalam keadaan membusuk.

Dari hasil pengamatan kamera pemantau atau CCTV di terminal tersebut, polisi kemudian menangkap Badrun pada Rabu dinihari, 15 November 2017 di tempat kerjanya di Clean House Laundry, Ruko Perumahan Citra Grand Cibubur. 

Kepada polisi, Badrun telah mengakui perbuatannya. Ia kini ditahan di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. RZ

Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500