Muslon, tersangka pembuat oli palsu di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Foto: Rizky Adytia/Kriminologi.id

Sosok Muslon, Pemalsu Oli yang Tak Pernah Bersosialisasi

Estimasi Baca:
Rabu, 22 Ags 2018 20:05:36 WIB

Kriminologi.id - Muslon, tersangka kasus pembuatan oli palsu diketahui warga sebagai sosok yang tertutup dan tak banyak bicara. Dalam kesehariannya, Muslon hanya menghabiskan waktu di dalam bengkel miliknya.

Sosok Muslon sebagai seorang yang tertutup terungkap setelah Kriminologi.id mendatangi bengkel dan juga tempat pembuatan oli palsu yang berada di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu, 22 Agustus 2018. 

Seorang pedagang warung kopi bernama Rahmad mengatakan meski warung miliknya itu tepat bersebelahan dengan bengkel itu, sosok Muslon itu jarang terlihat berkomunikasi dengan warga sekitar.

"Dia (Muslon) kalo diperhatiin ya emang di dalam mulu. Kalo mau minum atau ngopi ya cuma datang ke sini terus dibawa ke dalam," kata Rahmad kepada Kriminologi.id saat ditemui di lokasi, Rabu 22 Agustus 2018.

Selain tertutup, Rahmad juga menyebut bahwa sosok Muslon tidak punya banyak teman. Sebab menurut Rahmad tak pernah ada teman atau kerabat yang datang untuk sekedar berbincang-bincang dengannya.

Hal serupa juga diucapkan oleh Marni, menurutnya sosok Muslon juga tak pernah melibatkan diri dalam kegiatan warga. Sosok Muslon hanya terlihat kerap bersantai sembari menonton televisi jika tak ada pelanggan yang datang ke bengkelnya itu.

Bahkan, lantaran Muslon tak pernah bersosialisasi dengan warga, kata Marni, dirinya dan beberapa warga lainnya tak menyangka bahwa Muslon telah memproduksi oli palsu selama lebih dari satu tahun.

"Ya kalo saya lewat mah paling lagi nonton atau lagi benerin motor. Tapi kita kan tidak tau setelah itu dia (Muslon) ngapain. Orangnya juga jarang sosialisi ya kalo ada perlu aja kita baru ngobrol atau apa," kata Marni.

Sebelumya diberitakan, sebuah bengkel yang berada di Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, digerebek polisi lantaran diduga menjual dan memproduksi oli palsu, pada Minggu, 19 Agustus 2018.

Dari penggerebekan itu, polisi menyita beberapa kaleng oli palsu dan mengakap pemilik bengkel. Bahkan, saat ini polisi masih memeriksa Muslon lantaran adanya dugaan bahwa masih ada tersangka lainnya dalam kasus itu.

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500