Shanda Puti Denata, saat menjadi penyiar radio di Banjar (01/09/2018). Foto: Facebook Ilham

Sosok Shanda Puti, Penyiar Radio Lokal yang Bikin Penasaran Penggemar

Estimasi Baca:
Sabtu, 1 Sep 2018 14:00:10 WIB

Kriminologi.id - Kepergian Shanda Puti Denata (23) yang menjadi korban begal di Bandung sanat mengejutkan teman-teman di Banjar, Jawa Barat. Shanda dikenal sebagai sosok perempuan periang, mudah bergaul dan menyenangkan.

Mahasiswi semester akhir jurusan fashion design STTT Bandung ini memang sejak duduk di bangku SMA terkenal bosenan, kata Ilham, partner siaran di Radio swasta lokal di Banjar, Gaya FM, kepada Kriminologi.id, Sabtu, 1 September 2018. 

Ilham menceritakan kenangan lama bersama sang partner siaran di tahun 2009-2010. Saat itu, Shanda merupakan penyiar paling muda di Radio Gaya FM, tempatnya bekerja.

Shanda masih berseragam putih-abu-abu saat menjadi partner siaran tiga hari dalam seminggu. Pria yang merangkap sebagai musik director itu mengatakan bukan tanpa alasan bos Gaya FM mengajak Shanda bergabung sebagai penyiar sekaligus reporter radio lokal di Banjar tersebut. 

"Dia orangnya smart, mudah bergaul dan bos melihat dia punya potensi saat siaran. Makanya dia satu-satunya karyawan termuda di radio itu," ujar Ilham. 

Sebagai penyiar, Shanda sudah memiliki penggemar setia. Anehnya, fans yang mengidolakan Shanda itu bukan saja pendengar remaja seusianya akan tetapi orang tua pun banyak yang mengidolakan suaranya. 

Karakter suara Shandi banyak menarik penggemarnya. Tak jarang para penggemar itu terkejut dan tak menyangka kalau karakter suara yang didengarnya melalui radio itu ternyata keluar dari seorang remaja putri. 

"Banyak yang kaget begitu datang ke studio kok ternyata orangnya masih ABG. Mereka tak menyangka," ujarnya. 

Ilham menceritakan kalau Shanda juga pernah menjadi reporter, selain penyiar. Gaya reportase Shanda saat membawakan laporannya memang banyak yang kagum. Pengetahuan dan pembawaannya unik dan tidak biasa.

Hal itu yang membuat program yang dibawakan Shanda sangat dinanti-nanti penggemarnya. Bahkan Shanda sudah seperti selebriti lokal yang banyak ditunggu fansnya. 

Walaupun ia cepat bosan saat siaran. Sehingga hasrat ingin berinovasi dan selalu mencoba sesuatu yang baru itu tertanam dalam dirinya.

"Inovasinya luar biasa. Dia bosenan, maksudnya ingin sesuatu yang baru, dan cepat jenuh," ujarnya. 

Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500