Para pelaku kasus penyebaran hoaks yang tergabung dalam The Family Muslim Cyber Army. Foto: M. Adam Isnan/Kriminologi.id

Tara Arsih, Sniper MCA yang Posting di Facebook 31 Kali Sehari

Estimasi Baca:
Kamis, 1 Mar 2018 06:05:19 WIB

Kriminologi.id - Tara Arsih Wijayani, dosen Universitas Islam Indonesia (UII) yang juga admin grup Whatsapp The Family Muslim Cyber Army ditangkap pihak kepolisian karena menyebarkan informasi hoaks atau berita bohong yang menimbulkan keresahan masyarakat. Akun Tara Dev Sams milik pelaku yang dikenal sebagai sniper dalam sehari bahkan mampu memposting 31 kali unggahan. 

Tara ditangkap karena menyebarkan informasi tewasnya seseorang yang diisukannya diserang orang gila di Desa Sindang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat ke media sosial Facebook.

Dalam menyebarkan berita bohong tersebut, Tara yang diketahui dosen Bahasa Inggris Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu, menggunakan akun Facebook Tara Dev Sams. Admin grup Whatsapp The Family Muslim Cyber Army itu juga merupakan pentolan MCA.

Baca: Selain Sebar Hoaks, Dosen UII Pentolan MCA Juga Kirim Virus ke Lawan

tara dev sams

Penelusuran Kriminologi, Rabu, 28 Februari 2018, akun Tara Dev Sams diketahui sangat aktif mengunggah sejumlah informasi ke media sosial Facebook. Unggahan terakhir akun tersebut diketahui 25 Februari 2018 sekitar pukul 19.00 WIB, atau satu hari sebelum dirinya ditangkap.

Dalam postingan terakhir itu, akun Tara Dev Sams mengunggah foto Presiden Joko Widodo yang disandingkan dengan foto sejumlah tim SAR yang tengah melakukan evakuasi di lokasi longsor. Akun tersebut memiliki teman sekitar 4.733 di akun Facebook.

Dalam keterangan profil akun tertulis bahwa Tara Dev Sams menyelesaikan studi pascasarjananya di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Sementara untuk pendidikan sekolah menengah Tara menyelesaikannya di SMA 31 Jakarta.

Akun Tara Dev Sams sendiri diketahui sangat aktif mengunggah informasi seputar informasi yang tengah melanda Tanah Air. Pada tanggal 25 Februari 2018 akun Tara bahkan memposting 31 kali beragam informasi ke akun Facebook miliknya. Akun tersebut juga diketahui kerap mengkritik pemerintah Joko Widodo.

Baca:  Dosen UII Sebar Hoax Muazin Dibunuh Ternyata Anggota Muslim Cyber Army

tara dev sams

Pada unggahan tentang muazin yang diisukan dibunuh di Majalengka, Jawa Barat, sudah disebarkan ke menyebarkan 150.000 pengguna di akun Facebook. Tara juga diketahui mempunyai nomor induk dosen negara 055220502.

Postingan di akun Facebook tentang muazin dibunuh di Majalengka itu diterima oleh masyarakat di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Majalengka.

Tara Arsih Wijayani, salah satu admin grup Whatsapp The Family MCA, merupakan pentolan kelompok pelaku penyebar ujaran kebencian Muslim Cyber Army atau MCA. Selain berperan menyebarkan ujaran kebencian, Tara juga berperan menyebar virus kepada lawan.

Tara selain menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong atau hoaks pelaku juga menyebarkan virus kepada lawannya.

Penangkapan Tara dan kelima pelaku lainnya dilakukan di 6 kota mulai dari Jakarta dengan tersangka Muhammad Luth, Sumedang, Jawa Barat dengan tersangka Yus, Jembrana, Bali dengan tersangka RS, Pangkal Pinang dengan tersangka RSD, Palu dengan tersangka RC, serta Yogyakarta dengan tersangka Tara.

Keenam pelaku merupakan admin atau pentolan dari grup The Family MCA yang menyebut diri sebagai mereka sniper. AS

Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500