Video Viral Anjing Terkam Kucing, Ini Sosok Pelapor

Estimasi Baca :

Cat Lovers in The World (Clow). ist/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Cat Lovers in The World (Clow). ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Video kekerasan terhadap hewan yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu di Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, masih ditangani pihak kepolisian setempat.

Video berdurasi 47 detik tersebut menampilkan kucing berwarna putih terpojok diterkam dua anjing di sebuah bangunan belum jadi.

Beredarnya video itu ternyata mengusik hati sejumlah penyayang binantang yang dinilai tidak layak dipertontonkan. Salah satu yang terusik adalah Wahyu Winono atau yang biasa disapa Bimbim. Ia merupakan Ketua Cat Lovers in The World, Bandung.

Bimbim melaporkan ke polisi adanya video kekerasan terhadap hewan kucing dan diduga dilakukan oleh orang yang memposting video itu.

BACA: Video Viral Anjing Serang Kucing

"Laporan kami ini lebih kepada kekerasan terhadap hewan dan itu tidak dibenarkan. Jika nantinya melebar lebih ke UU ITE kami akan menyikapi hal itu," jelasnya kepada Kriminologi, Jumat, November 2017 melalui sambungan telepon.

Menurut Bimbim, kucing tersebut tampak tidak berdaya diserang oleh dua anjing galak yang dilatih untuk berburu dan adu babi.

"Ini sudah melanggar UU 41 tahun 2014 pasal 91 B, dimana setiap orang yang menganiaya atau menyalahgunakan hewan sehingga menyebabkan cacat atau tidak produktif lagi, dipidana dengan kurungan maksimal 6 bulan, dan denda maksimal Rp 5 juta,” katanya menjelaskan.

Bahkan, Bimbim mengaku sudah melakukan investigasi terhadap penyebar video itu. Ia bersama rekan-rekannya menelusuri akun yang mempostingnya untuk mencari pelakunya.

Terkait kebenaran laporan polisi atas kasus itu, Kapolsek Ciparay, Kabupaten Bandung, AKP Heri Suryadi membenarkan ada komunitas pecinta kucing yakni Clow yang melaporkan adanya dugaan kekerasan terhadap hewan Kucing, yang viral di media sosial.

Menurut Heri, pihaknya sudah menelusuri dua akun media sosial yang ada, yakni Andika dan Taufik. Menurut Heri, dirinya membenarkan terlapor berasal dari Ciparay. Namun, setelah dilakukan pengecekan ke salah satu lokasi di Ciparay, pemilik akun yang dilaporkan  itu sudah tidak tinggal di Ciparay sejak dua bulan lalu.

Cat Lovers in The World merasa tergugah untuk melaporkan kasus kekerasan terhadap hewan itu kepada pihak kepolisian. Tak hanya didasari oleh kecintaannya kepada kucing, namun mereka menyadari bahwa binatang memiliki hak seperi manusia.

BACA: Unggah Video Anjing Keroyok Kucing, Andika Dilaporkan Polisi

Cat Love in The World atau Clow merupakan salah satu komunitas pecinta kucing di Indonesia. Komunitas ini didirikan pada 9 Oktober 2016. Saat ini Clow memiliki 6 ribu member aktif di seluruh Indonesia. 

Pendiri sekaligus Ketua Umum Clow yang akrab disapa Bimbim, menjelaskan tujuan dibentuknya komunitas ini untuk membantu kucing di jalanan yang terlantar, sakit dan menjadi korban penganiayaan binatang lain atau manusia.

"Komunitas kami ini sudah berbadan hukum di notaris tanggal 31 Maret 2017. Konsentrasi kami memiliki tujuan utama adalah membantu kucing jalanan yang butuh pertolongan medis. Seperti kasus kecelakaan, sakit parah. Kami punya misi membantu kucing liar disteril untuk mencegah populasi kucing," kata Bimbim, Minggu, 12 November 2017.

Saat ini, Clow punya anggota resmi 6.000 member di seluruh Indonesia. Para member ini  aktif membayar iuran 10 ribu setiap bulan.

"Untuk di Medsos kami memiliki pengikut di Facebook 134.000 dan di Instagram sekitar 10 ribuan," jelasnya
Untuk fokus saat ini, Komunitas kami akan membela hak-hak binatang khususnya kucing, agar hidup lebih layak.

"Menyikapi kekerasan terhadap kucing, Komunitas kami menyikapi kasus terakhir yang Clow tanganin adalah kasusnya kucing yang diracun di Kota Madiun, bulan Mei 2017. Pelaku dikenakan denda atas perbuatanya," paparnya.

Sedangkan yang lagi viral pekan ini, menurut Bimbim merupakan kasus kedua yang Clow sikapi.

"Kasus di Bandung yang mengumpankan kucing kepada dua anjing ini, melupakan kasus kedua. Kita menyoroti karena adanya kekerasan terhadap hewan," jelasnya.

Bimbim mengaku sangat menyukai dan menyayangi hewan jenis kucing, dasar mendirikan komunitas Clow pun didasari pengalaman pribadinya.

BACA: Tas Kertas, Saksi Bisu Kematian Bayi Dikira Kucing

"Jadi sebelum saya dirikan Clow, saya sendiri memiliki pengalaman tentang bagaimana susahnya membantu kucing ketika tidak memiliki dana. dan sehingga saya lebih interaktif terhadap teman-teman saling tukar pendapat. Sebelum Clow terbentuk saya membuat kopdar, istilahnya kumpul bareng teman-teman penyayang kucing di rumah saya sendiri pada tanggal 4 September 2016 lalu," katanya menjelaskan.

Satu bulan dari pertemuan di rumahnya. Bimbim mencetuskan untuk membuat komunitas yang bertujuan membantu kucing-kucing jalanan.

"Clow sendiri pernah melakukan kegiatan di Jakarta, dan hampir diliput semua media nasional, yakni ketika Clow menyelamatkan 60 kucing dikolong jembatan kampung melayu, Jakarta dan rumah Pemulung Pak Ahmad awal tahun 2016 lalu," kata pria kelahiran 23 Juli 1988 ini.

Baca Selengkapnya

Home Rekam Jejak Sosok Utama Video Viral Anjing Terkam Kucing, Ini Sosok Pelapor

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu