Yamaris, Si Dewa Mabuk Akhirnya Tewas Usai Pesta Miras di Duren Sawit

Estimasi Baca :

Pemakaman Deden, korban tewas akibat miras oplosan di Duren Sawit, Jakarta Timur. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Pemakaman Deden, korban tewas akibat miras oplosan di Duren Sawit, Jakarta Timur. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Yamaris (53) salah satu korban tewas usai pesta miras oplosan di wilayah Jakarta Timur itu dikenal sebagai dewa mabuk. Pria yang bekerja sebagai tukang cat ini kerap menenggak minuman keras setiap harinya, meski sedang bekerja.

Seperti diutarakan Dirman (61), penjaga toko Puma Toys menyebutkan Yamaris hobinya mengkonsumsi minuman keras. Lokasi toko Puma Toys itu persis di sebelah rumah Yamaris, di Jalan Raden Inten I RT 05/07 Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Dia kadang kalau lagi ngecet suka minta dibeliin minum (keras) mas. Jadi kerjanya sambil minum," ujar Dirman kepada Kriminologi.id, Selasa 3 April 2018.

Selain di tempat kerja, kata Dirman, Yamaris juga kerap pesta minuman keras di rumahnya bersama dengan teman-teman penggemar alkohol. Teman-teman yang datang ke rumah sore hari itu sebagian besar usianya masih muda alias ABG.

Biasanya, mereka datang untuk menikmati minuman keras. "Dia sering bergaul sama anak anak muda.  Memang jiwanya masih kaya anak muda. " lanjut Dirman memelas. 

Kebiasaan mengonsumsi miras pada Yamaris, kata Dirman, ini seperti yang telah kecanduan. Yamaris seperti yang sulit lepas dari miras dalam menjalankan aktivitas sehari-harinya.

Dirman mengaku dirinya sudah bosan mengingatkan agar temannya itu berhenti mabuk. Namun, peringatan itu sama sekali tidak diindahkan. 

"Saya kalau ada duit sekedarnya suka kasih ke dia mas (Yamaris). Supaya dia terpanggil buat berhenti minum. Tapi Yaris meneruskan kebiasaan buruknya hingga ajal menjemput" lanjutnya. 

Soal dimana Yamaris memperoleh miras oplosan, Dirman mengaku tidak tahu persis. Yamaris meninggal di Puskesmas Duren Sawit, Jakarta Timur pada tanggal 2 April 2018 pukul 18.50 WIB. 

Yamaris sebelumnya mengadakan pesta minuman keras di rumahya  bersama teman temanya bernama  Aprizal (28), Hanarik Danif Alifi (18), Dede Kurniadi (21), Raditya Pradipta (28), Rosadi alias Gedat (39), Yulihendra (31), Budi Setiawan (33), Kabul (37), Ahmad Rifai (31) pada Minggu, 1 April 2018. 

Keesokakn harinya, para pemuda yang ikut pesta miras itu dibawa kerumah sakit karena mengalami gejala keracunan akibat minuman keras oplosan tersebut.

Korban meninggal lain di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Selasa, 3 April 2018 diantaranya Hanarik, Dede Kurniadi, Raditya Pradipta, Rosadi alias Gedat, Yulihendra.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes  Tony  Surya Putra, mengatakan pihaknya memburu distributor miras oplosan jenis ginseng yang merenggut nyawa 13 orang pemuda di tiga wilayah di Jakarta Timur.

"Jadi target kami bukan miras kaki lima saja. Target utama kita pemasok distributor miras oplosan itu," ujar Tony Surya Putra, Rabu, 4 April 2018. MSA

Baca Selengkapnya

Home Rekam Jejak Sosok Utama Yamaris, Si Dewa Mabuk Akhirnya Tewas Usai Pesta Miras di Duren Sawit

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu