Ilustrasi pemerkosaan. Ilustrasi: Kriminologi.id

18 Pekerja Rusun di India Bius dan Perkosa Anak 12 Tahun

Estimasi Baca:
Rabu, 18 Jul 2018 08:05:02 WIB

Kriminologi.id - Pengadilan di kota Chennai, India, mengadili 18 pria dengan dakwaan pemerkosaan yang dilakukan berulang terhadap seorang gadis berusia 12 tahun dalam waktu tujuh bulan. Para pelaku merupakan pekerja di rusun tempat tinggal korban sebagai petugas keamanan, operator tangga jalan dan tukang ledeng.

Pihak kepolisian setempat menyatakan, dalam menjalankan aksinya, para tersangka membius korban dan kemudian membawa dia ke apartemen kosong, demikian laporan Reuters yang dilansir dari Antara, Rabu, 18 Juli 2018.

Sementara media lokal melaporkan, para tersangka itu mengancam korban dengan pisau. Selain itu, para pelaku juga mengancam akan menyebarkan video perbuatan mereka jika korban melaporkan kejadian itu.

Dalam surat kabar Times of India, dilaporkan bahwa pada Sabtu, 14 Juli 2018, korban bercerita kepada kakak perempuannya yang tengah berkunjung dari Delhi. Keluarga kemudian melaporkannya kepada polisi.

Polisi menangkap para pelaku pada Senin, 16 Juli 2018, dengan tudingan perkosaan, percobaan pembunuhan, dan intimidasi.

Dalam siaran televisi negara tersebut menunjukkan sejumlah pengacara yang kesal memukuli para pelaku saat mereka dibawa ke pengadilan tinggi setempat.

Salah seorang dari pelaku ketakutan dengan berlindung di pojokan untuk menghindari pukulan, sementara pengunjung pengadilan merekam gambar mereka dengan telepon genggam.

Data terkini biro kepolisian untuk kejahatan nasional di India menyebutkan, lebih dari 100 perkara pemerkosaan terhadap perempuan dilaporkan setiap hari di India sepanjang 2016. Sekitar enam di antara ratusan korban harian itu berusia 12 atau lebih muda.

Sebelumnya dilaporkan, seorang wanita diduga diperkosa dan dibunuh di distrik Moradabad, Uttar Pradesh, India. Korban tewas dengan dibakar hidup-hidup oleh para pelaku. Pihak kepolisian mengejar lima pelaku pembunuhan tersebut.

Peristiwa itu terjado pada Senin, 16 Juli 2018, lima pria itu menerobos masuk ke rumahnya sekitar pukul 2.30 pagi ketika istri dan putrinya yang berusia 14 tahun sedang tidur. Saat insiden itu terjadi, sang suami sedang berada di desa tetangga.

Usai pemerkosaan itu, korban mencoba menghubungi suaminya melalui telepon tetapi tidak ada jawaban. Namun, para pelaku kemudian kembali ke rumah korban dengan membawa minyak. Korban kemudian diseret ke kuil terdekat lalu membakarnya.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500